Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Menteri Yohana Terima Simon Fraser University Awards di Kanada

Micom
14/9/2017 15:35
Menteri Yohana Terima Simon Fraser University Awards di Kanada
(Dok.MIcom)

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof Dr Yohana Yembise terpilih menjadi salah satu penerima Simon Fraser University Outstanding Alumni Awards di bidang pelayanan publik. Menteri Yohana terpilih dari 150 ribu alumni SFU di seluruh dunia.

"Ini sebuah prestasi bagi anak bangsa", kata Konsul Jenderal RI untuk Vancouver, Sri Wilujeng, dalam siaran pers, Kamis (14/9).

Sebagai alumnus program pascasarjana Fakultas Pendidikan SFU angkatan 1994, Menteri Yohana dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui advokasi akses pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial.

Selain itu, sebagai menteri perempuan pertama dari provinsi Papua, Yohana telah menepis mitos seputar keterbatasan gender.

"Selain membanggakan, penganugerahan ini merupakan pengakuan bagi berbagai inisiatif pemerintah Indonesia dalam mengedepankan kesetaraan gender dan perlindungan anak," kata Wakil Kepala Perwakilan Indonesia di Ottawa, Suwartini Wirta yang hadir saat pemberian penghargaan mewakili Duta Besar RI untuk Kanada.

Beberapa program yang diinisiasi oleh Menteri Yohana antara lain pemetaan masalah perempuan dan anak di Indonesia dan mengedepankan inisiatif untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan, penyelundupan perempuan dan menghilangkan tantangan ekonomi bagi perempuan. Ia juga berjasa dalam pembentukan 'kota ramah anak' yang berkomitmen untuk mengedepankan perlindungan anak.

"Penghargaan ini adalah untuk Indonesia. Untuk perempuan Indonesia, khususnya perempuan Papua, agar terus bangkit dan pantang menyerah menggapai cita-cita." ungkap Yohana Yembise dalam sambutanya pada acara penghargaan SFU Awards 2017.

Menteri Yohana juga mengucapkan terima kasih kepada SFU sebagai tempat menimba ilmu sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini, serta kepada Presiden Joko Widodo yang selalu mendukung kebijakan dan program pembangunan untuk memberdayakan perempuan, memenuhi hak-hak anak dan melindungi anak-anak Indonesia.

SFU Outstanding Alumni Awards yang dimulai sejak 1983 merupakan penghargaan prestisius yang dianugerahkan kepada alumni SFU dalam beragam kategori. Tujuannya ialah untuk mengorganisasi kontribusi penting dari para alumni SFU kepada dunia, serta untuk menghormati alumni yang secara konsisten mendemonstrasikan pencapaian luar biasa.

Tiga penerima anugerah SFU lain tahun ini Gary Cristall, pendiri Vancouver Folk Music Festival; Dr Nathan Nunn, professor Universitas Harvard; serta Frode Strand-Nielsen, pendiri FSN Capital perusahaan ekuitas dengan pertumbuhan terpesat di Eropa.

Menteri Yohana menamatkan pendidikan masternya di SFU pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di Newcastle University pada 2001, dan meraih gelar PhD di 2006. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya