Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jadi Haji Termuda dengan Menabung Rp5.000 Per Hari

Puji Santoso
31/7/2017 18:55
Jadi Haji Termuda dengan Menabung Rp5.000 Per Hari
(AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)

BERMACAM cara dilakukan orang untuk mewujudkan impiannya. Amir Hasan Martua Lubis, 20, warga Desa Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas, Sumatera, merupakan satu dari sekian orang yang telah berhasil mewujudkan mimpinya untuk menjadi calon haji di usianya yang masih muda.

Amir kini tercatat sebagai jemaah calon haji termuda untuk rombongan kloter lima embarkasi Medan. Ia mengaku amat bersyukur dapat menjalankan ibadah haji di usia muda pada tahun ini. Rekan-rekannya sesama rombongan kloter lima rata-rata berusia di atas 60 tahun.

"Alhamdulillah, impian saya terwujud hari ini saya jadi calon haji. Saya juga ingin berziarah ke makam RasuluLlah SAW di Madinah," ujar kepada media di Asrama Haji Medan Senin (31/7).

Namun bukan soal usia itu saja yang menarik. Cara yang dilakukan Amir untuk menggapai tujuannya itupun terbilang cukup unik. Untuk mewujudkan ambisinya menunaikan ibadah haji, sejak duduk dibangku tsanawiyah (SMP) di kampung halamannya, Amir menabung sebanyak Rp5.000 per hari.

Uang itu hasil uang jajan sekolah yang diberikan orang tuanya. Setelah konsisten menabung sejak SMP, ia pun melanjutkan lagi kegiatan menabungnya saat dia duduk di bangku SMA hingga tamat.

"Sewaktu SMA saya menabung Rp200 ribu per bulan, dari situ lalu saya berniat untuk naik haji," ujar Amir yang kini bekerja sebagai karyawan swasta di Dumai, Riau ini.

Kebahagian Amir pun kian bertambah, karena Allah memberi kesempatan dirinya ikut pula mendampingi ibunya Masdiana Harahap, 56, yang berada dalam kloter yang sama asal Padanglawas.

Masdiana yang duduk di sebelah Amir membenarkan cerita anaknya itu. Menurut Masdiana, dari tujuh orang anak kandungnya, hanya Amir yang sejak lama menginginkan untuk dapat menunaikan ibadah haji tanpa meminta bantuan dari siapapun termasuk orang tuanya.

"Dia selalu menabung untuk membayar ongkos hajinya. Dia juga tidak lupa selalu berdoa agar maksudnya tercapai. Alhamdulillah kami bisa sama berhaji," ujar Masdiana.

Dari 388 jamaah calon haji kloter lima asal Padang Lawas (Palas) tercatat yang tertua berusia 80 tahun atas nama Muhammad Hasim Daulay, warga Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Padanglawas, Sumut. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya