Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Presiden Ajak Anak Tolak Perundungan

RK/Ind/Ima/X-10
24/7/2017 06:23
Presiden Ajak Anak Tolak Perundungan
(Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo tertawa saat menghibur anak-anak dengan bermain sulap pada acara puncak perayaan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau, kemarin. -- Biro Pers Setpres)

PRESIDEN Joko Widodo meng­ajak anak Indonesia agar tidak melakukan perundungan (bullying) dalam pergaulan. Anak Indonesia harus saling menolong dan membantu satu sama lain.

“Jangan melakukan bully, mengejek teman, mencemooh teman, itu tidak boleh,” kata Presiden Jokowi dalam per­ingat­an Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di Pekanbaru, Riau, ke­marin.

Pada kesempatan itu Presiden juga berpesan kepada anak Indonesia agar sesama teman tidak saling menghina, tetapi harus saling menghormati dan menghargai.

Jokowi menekankan pentingnya nilai serta norma persatuan dan kesatuan bangsa dengan saling menolong, ber­gotong ro­yong, dan saling meng­hormati serta menghargai antaranak bangsa, yang harus di­tanamkan sedari dini.

“Sesama teman itu harus sa­ling membantu, tolong-menolong. Kalau ada temannya sa­kit, dijenguk sambil dibawain roti atau buah biar yang sakit cepat sehat,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu Mente­ri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yoha­na Yembise mengatakan saat ini anak tidak hanya menjadi korban, tapi juga tak jarang me­reka sudah menjadi pelaku kejahatan.

Kasus kekerasan, katanya, baik yang menjadikan anak se­bagai korban maupun sebagai pelaku, perlu dikaji secara mendalam dan dicarikan solusi terbaiknya.

“Keluarga mempunyai peran untuk melindungi anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai,” tukasnya.

Berdasarkan data Komisi Per­­lindungan Anak Indonesia (KPAI), pada 2014 korban pe­rundungan mencapai 159 anak dan pelaku perundungan 67 anak.

Lalu pada 2015, korban pe­­rundungan 154 anak dan pe­laku perundungan 93 anak. Pada 2016 korban perun­dung­an 122 anak dan pelaku perun­dungan 131 anak.

Menurut komisioner KPAI Su­­santo, kasus perundungan anak cenderung fluktuatif. Hal itu karena saat pemberitaan dan advokasi terkait dengan kasus perundungan dilakukan secara masif, para keluarga korban aktif melaporkan dari sebelumnya cenderung diam. (RK/Ind/Ima/X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya