Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Mengembalikan Ciri Khas Indonesia

06/7/2017 10:05
Mengembalikan Ciri Khas Indonesia
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

BUDAYA asli Indonesia kaya akan pesan dan kearifan.

Untuk itulah, banyak upaya masyarakat untuk mengembalikan popularitas tersebut agar dapat dinikmati kembali generasi muda.

Hal itu terlihat pada 3 episode program kebudayaan Metro TV, Idenesia untuk Indonesia Kaya.

Dalam episode tersebut ditampilkan kegiatan komunitas dan individu yang meluangkan waktu dan ide mengembalikan popularitas budaya masa lalu.

"Karena permainan tradisional itu tidak ribet, dia bisa jadi ajang sosialisasi dan olahraga bagi anak-anak," ucap Project Manager Traditional Games Return Campaign Aghnina Wahdini saat menjadi salah satu narasumber dalam program tersebut.

Sayangnya, hal itu tidak berlangsung mudah.

Salah satu narasumber lainnya, Muhammad Miftah selaku pendiri Kampoeng Hompimpa, menyatakan anak-anak pada awalnya tidak mengetahui untuk apa dan bagaimana cara memainkan permainan tradisional semisal gasing, egrang, bakiak, congklak, dan gobak sodor.

"Awalnya mereka (anak-anak) tidak antusias, tapi kami pandang ini sebagai sebuah tantangan," ucap dia.

Sekarang, Kampoeng Hompimpa dan Traditional Games Return telah memiliki basis di seluruh Indonesia.

Selain permainan tradisional, Indonesia memiliki karakter komik yang dulunya sempat berjaya dan bersaing dengan komik Marvel.

Akan tetapi, era tersebut sempat terbenam oleh banjirnya komik Jepang.

Hal itu diakui komikus Iwan Nazif yang bergabung dengan Bumi Langit, yang memproduksi kembali komik lawas Indonesia untuk dipublikasikan secara digital.

"Kita tidak kalah, kali ini karakter seperti Si Buta dari Gua Hantu, Maza, hingga Sri Asih hadir kembali di Facebook kami dan dapat dibaca secara gratis," ucap Iwan.

Maraknya gerakan mengangkat kembali kepopuleran ciri khas Indonesia, diakui sang presenter Yovie Widianto, sebagai hal yang sangat positif.

"Kita memang sempat terlindas oleh era digital, tapi dia bisa jadi alat kita juga untuk mengangkat kembali popularitas tersebut," ucap Yovie.

Bintang tamu lainnya, I Wayan Tuges, bahkan menjadikan medsos tempat menjual gitar uniknya. (Ric/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya