Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Ibnu Jamil dan Fanny Ghassani Berdamai dengan Luka Masa Lalu di Film Kupeluk Kamu Selamanya

Fathurrozak
13/3/2026 22:10
Ibnu Jamil dan Fanny Ghassani Berdamai dengan Luka Masa Lalu di Film Kupeluk Kamu Selamanya
Film Kupeluk Kamu Selamanya akan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April.(MI/Fathurrozak)

LAYAR lebar Indonesia kembali dihiasi karya emosional yang siap menguras air mata penonton. Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, film drama keluarga bertajuk Kupeluk Kamu Selamanya mengangkat realita pahit manisnya kehidupan rumah tangga, mulai dari isu perceraian, perjuangan orangtua tunggal, hingga kesehatan mental anak korban perpisahan.

Film ini dibintangi di antaranya oleh Hana Malasan, Ibnu Jamil, Fanny Ghassani, dan aktor cilik Jared Ali. Di film ini, Ibnu awalnya menikah dengan Hana dan memiliki anak Jared, namun kemudian mereka berpisah dan Ibnu menjalin hubungan baru dengan Fanny.

Dalam film ini, Fanny Ghassani berperan sebagai Sheila, perempuan yatim piatu yang sukses dan independen. Kehidupannya yang mandiri berubah ketika ia jatuh cinta dan menikah dengan Bagaskara (Ibnu Jamil), duda yang masih harus berjuang memperebutkan hak asuh anak dengan istrinya.

Bagi Fanny, peran ini seperti membawanya kembali menengok luka masa kecilnya.

“Mama papaku berpisah saat aku masih umur 7 tahun. Banyak orang dewasa merasa anak umur 7 tahun itu enggak ngerti apa-apa, tapi sebenarnya aku paham betul,” ungkap Fanny saat sesi Content Day di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Kamis, (12/3).

Ia menceritakan momen menyesakkan ketika sang ayah pamit untuk berpisah. 

“Bayangkan, anak sekecil itu nahan air mata karena enggak mau kelihatan nangis di depan bapaknya. Jadi, ketika ada masalah rumah tangga, yang berjuang dan merasakan sakit bukan cuma orangtua, anak sekecil itu juga ikut menanggungnya,” tambahnya.

Meski harus kembali mengingat trauma, Fanny mengaku proses syuting ini adalah jalan baginya untuk berdamai dengan masa lalu. Ia juga memetik pelajaran dari karakter Sheila. 

Sementara itu, Ibnu Jamil memerankan karakter Bagaskara, sosok suami yang terjebak dalam konflik hak asuh anak dan dinamika tinggal bersama ibunya. Bagi Ibnu, karakter Bagaskara sangat lekat dengan kehidupan pribadinya sebagai ayah. Ia merefleksikan pengalamannya saat harus berpisah dan membesarkan putra kandungnya, Dhofin, serta bagaimana ia kini membangun kedekatan dengan anak sambungnya, Abby.

“Laki-laki dengan laki-laki itu kan minim kata-kata. Laki-laki adalah orang yang paling miskin untuk mengeluarkan kata-kata sayang kepada anak laki-lakinya. Dia lebih membuktikannya lewat perbuatan,” jelas aktor yang gemar olahraga lari maraton ini.

“Yang ditekankan di sini juga bagaimana kita melihat ini orangtua yang berjuang. Padahal kalau kita lihat dari sisi anak, anak juga berjuang lo. Bagaimana caranya dia untuk bisa mengerti keadaan orangtuanya seperti apa, itu kan berat, enggak gampang,” ungkap Ibnu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya