Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM semesta One Piece, Arc Wano Kuni menjadi salah satu babak terpanjang dan paling krusial. Selama lebih dari dua dekade, negeri samurai yang tertutup ini berada di bawah tumit besi Yonkou Kaidou. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, dari sekian banyak pulau di Grand Line, mengapa Kaidou memilih Wano sebagai markas besarnya?
Kaidou bukan sekadar bajak laut yang haus kekuasaan. Keputusannya menjajah Wano didasari oleh kombinasi strategi militer yang cerdik dan obsesi mendalam terhadap legenda masa lalu. Berikut adalah alasan utama mengapa Kaidou merebut Wanokuni.
Wano Kuni dikenal sebagai benteng alam. Terletak di atas air terjun raksasa dengan cuaca ekstrem, pulau ini hampir mustahil ditembus oleh Angkatan Laut atau Pemerintah Dunia. Bagi Kaidou, Wano adalah markas yang sempurna untuk membangun kekuatan tanpa gangguan pihak luar. Isolasi ini memungkinkannya mengumpulkan pasukan Bajak Laut Beast tanpa terdeteksi radar radar keadilan dunia.
Salah satu alasan paling pragmatis Kaidou merebut Wano adalah sumber dayanya. Wano adalah satu-satunya tempat di dunia di mana pengrajin ahli bisa mengolah Batu Laut (Kairoseki) menjadi benda-benda kecil seperti paku atau borgol. Dengan membangun pabrik senjata massal yang mencemari lingkungan Wano, Kaidou menjadi pemasok utama senjata di dunia bawah tanah (Underworld), memperkuat posisinya secara ekonomi dan militer melalui perantara seperti Doflamingo.
Ini adalah alasan paling filosofis yang terungkap menjelang kekalahannya. Berdasarkan informasi dari King (ras Lunarian), Kaidou mengetahui ramalan bahwa Joy Boy akan muncul di Wano untuk membuka perbatasan negeri tersebut. Kaidou yang merasa dirinya gagal menjadi sosok pembebas tersebut, memilih untuk menjadi "ujian terakhir". Ia menunggu sosok yang cukup kuat untuk mengalahkannya, karena ia percaya hanya Joy Boy-lah yang mampu menumbangkan kekuatannya yang absolut dan membawa perubahan pada dunia.
Kaidou membangun pabrik senjata di Wano bukan hanya untuk kekuatan sendiri, tapi untuk menciptakan kekacauan global demi memicu perang terbesar yang pernah ada di sejarah bajak laut.
Setelah 20 tahun penderitaan rakyat Wano, Monkey D. Luffy akhirnya tiba. Pertarungan di atap Onigashima menjadi puncak dari segalanya. Dengan kebangkitan Gear 5, Luffy tidak hanya mengalahkan Kaidou secara fisik, tetapi juga memenuhi nubuat sebagai Joy Boy yang membebaskan Wano. Kekalahan Kaidou menandai berakhirnya era tirani dan dimulainya pembukaan perbatasan Wano yang selama ini tertutup rapat. (Z-4)
Bajak Laut Beast (Kaidou) menggunakan sistem militeristik yang dipimpin oleh tiga All-Stars: King, Queen, dan Jack. Di sisi lain, Bajak Laut Big Mom menggunakan sistem keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved