Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

ArtSwara Gandeng Tohpati Orchestra, Hidupkan Romantisme 80-90an Lewat Pergelaran "Vintage Sounds"

Indrastuti
05/2/2026 14:11
ArtSwara Gandeng Tohpati Orchestra, Hidupkan Romantisme 80-90an Lewat Pergelaran
Ilustrasi(Dok Istimewa)

RUMAH produksi seni pertunjukan ArtSwara (PT Mahhasa Artswara Persada) kembali membuat gebrakan di awal tahun 2026. Mengukuhkan posisinya sebagai rumah produksi musikal, ArtSwara akan menggelar pertunjukan bertajuk "Vintage Sounds" pada 17 Februari 2026.

Berbeda dengan konser musik biasa, "Vintage Sounds" dikemas dalam format Live Variety Show yang dinamis. Acara ini digagas oleh Maera sebagai sebuah dedikasi personal yang menyentuh hati, sekaligus upaya pelestarian musik pop Indonesia era emas.

Ode untuk Keluarga dan Musik Indonesia Maera, Produser Eksekutif sekaligus penggagas pergelaran, mengungkapkan bahwa "Vintage Sounds" lahir dari memori masa kecil yang mendalam.

“Vintage Sounds saya gagas sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada kedua orang tua saya. Lagu-lagu yang dibawakan merupakan musik favorit mereka yang menjadi bagian dari memori keluarga kami,” ujar Maera.

Maera menekankan bahwa repertoar lagu dipilih secara kuratif untuk merepresentasikan warna musik Indonesia pada masanya, antara lain Selamat Datang Cinta, Aku Cinta Kepadamu, Alam Maya, Bimbang, Asmaraku Asmaramu, Cinta, hingga Damai.

“Melalui pertunjukan ini, saya ingin menghidupkan kembali musik era 80–90an dengan aransemen baru tanpa kehilangan ruh aslinya, sekaligus menghadirkannya sebagai pengalaman bersama lintas generasi,” tambah Maera.

Tohpati Hadirkan Sentuhan Big Band Untuk mewujudkan visi musikal tersebut, ArtSwara menggandeng komposer kenamaan Tohpati bersama Tohpati Orchestra. Dalam pergelaran ini, Tohpati akan menyuguhkan aransemen dengan format Big Band yang megah namun tetap groovy.

Bagi Tohpati, "Vintage Sounds" menawarkan tantangan tersendiri. “Ini pertama kalinya saya mengiringi beberapa segmen dalam format variety show. Ini jadi pengalaman baru karena harus memilih dan mengaransemen musik yang pas untuk format pertunjukan yang beragam seperti ini,” jelas Tohpati.

Kolaborasi Lintas Generasi & Seni Kekuatan utama "Vintage Sounds" terletak pada line-up pengisi acara yang menjembatani musisi senior dan generasi baru. Selain Maera, panggung akan dimeriahkan oleh ikon Rap Indonesia Iwa K, penyanyi dan penari Galabby, serta pelukis pasir Vina Candrawati.

Energi Baru Kolaborasi Maera, Bimazeno & Iwa K Kekuatan utama "Vintage Sounds" terletak pada line-up pengisi acara yang menjembatani musisi senior dan generasi baru, serta lintas genre. Kehadiran legenda rap Indonesia, Iwa K, menjanjikan warna yang berbeda dalam pertunjukan ini.
Iwa K mengakui bahwa menyatukan musik rap dengan nuansa nostalgia dalam format orkestra menuntut pendalaman tersendiri. “Butuh energi khusus dalam berkreasi untuk kolaborasi yang istimewa sekaligus unik ini bersama Maera,” ungkap Iwa K antusias.

Galabby menyambut antusias konsep unik ini. “Gak sabar dan sangat menyenangkan karena membawakan lagu-lagu jaman dulu dengan aransemen baru. Apalagi bisa tampil bersama teman seperjuangan aku, Vina (pelukis pasir),” ungkap Galabby.

Dalam pertunjukan nanti, Galabby akan menyanyi sekaligus menari dalam lagu Asmaraku Asmaramu bersama ansambel ArtSwara. “Penampil-penampil yang bergabung pastinya gak bosenin, supaya yang nonton juga ikut bahagia dan terus stay sampai akhir acara karena beragam,” tambahnya.

Teaser Musikal "MAR" & Informasi Tiket Dalam kesempatan yang sama, Maera juga memberikan bocoran mengenai kembalinya salah satu karya masterpiece ArtSwara.

“Pergelaran Musikal MAR rencananya akan berlangsung kembali di pertengahan Mei 2026. Tiket untuk MAR dapat dibeli bertepatan dengan show Vintage Sounds pada tanggal 17 Februari 2026 melalui website resmi kami,” tutup Maera.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik