Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Art Jakarta Papers Segera Digelar, Merayakan Karya Seni Kertas

Rifaldi Putra Irianto
22/1/2026 15:13
Art Jakarta Papers Segera Digelar, Merayakan Karya Seni Kertas
Konferensi pers Art Jakarta Papers(MI/Rifaldi Putra Irianto)

SENI kertas dalam beberapa waktu terakhir kerap terpinggirkan di kalangan publik Indonesia. Hal ini terlihat dari minimnya apresiasi seperti pameran yang menghadirkan karya seni berbasis kertas. Sejauh ini, publik lebih banyak mengenal seni lukis maupun seni instalasi, padahal seni kertas memiliki karakter dan daya tarik yang tak kalah kuat.

Dalam upaya mengapresiasi seni kertas, kegiatan Art Jakarta Papers pun digelar, sebuah ruang pameran yang akan menampilkan beragam karya seni berbahan kertas. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung di City Hall Pondok Indah Mall, Jakarta, pada 5-8 Februari 2026.

”Saya kira harus kita akui di Indonesia sempat ada semacam stigma di kalangan peminat atau pencinta seni rupa khususnya pada karya yang berbasis kertas. Stigma ini macam-macam, ada alasan teknis, ada alasan harga, ada alasan investasi, macam-macam lah. Tapi seiring dengan perkembangan waktu di masa sekarang, ternyata karya kertas eksplorasi dari teman-teman seniman berkembang, bahkan sudah melampaui bentuk-bentuk karya berbahan kertas yang konvensional,” kata Enin Supriyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/1).

Selama ini banyak orang menganggap seni kertas hanya berbentuk cetak grafis, padahal seni kertas lebih dari itu salah satu yang banyak dilahirkan sejumlah seniman adalah karya seni 3D berbahan bubur kertas. Di Art Jakarta Papers pun sebuah karya seni 3D berbahan kertas dengan ukuran besar siap dipajang.

Setidaknya ada 28 galeri seni dari Jakarta, Bandung, Malaysia, Bangkok, Seoul, dan Taipei yang bakal berpartisipasi di Art Jakarta Papers. Di antaranya ada ara Contemporary, 75 Gallery, Art+Contemporary, Artserpong Gallery, Artsociaters, Art Weme Contemporary, CAN's Gallery. Masing-masing galeri bakal membawa karya dari seniman mereka.

“Saya bisa katakan, kertas rupanya tidak mau kalah atau tidak mau mati berhadapan dengan segala macam stigma tadi. Perkembangan teknologi wawasan orang, saya kira wawasan pecinta seni juga bertambah terus berkembang dan membuat stigma itu pelan-pelan mulai pudar,” ucap Enin.

Dia pun berharap, kehadiran Art Jakarta Papers bisa menjadi platform memperkenalkan karya seni kertas ke publik Indonesia. Enin pun menjamin pengunjung Art Jakarta Papers bakal merasakan sensasi yang berbeda dibandingkan berkunjung ke pameran seni lainnya.

“Kami akan membangun pengalaman yang berbeda di Art Jakarta Papers. Kami ingin pencinta seni menikmati karya kertas dan orang dengan cepat bisa membangun keakraban karya di atas kertas. Yang juga menghadirkan pengalaman yang lebih intim dan dekat," tukasnya. (M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya