Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Scott Adams Penulis Komik Dilbert Meninggal Dunia pada Usia 68 Tahun

Thalatie K Yani
14/1/2026 05:10
Scott Adams Penulis Komik Dilbert Meninggal Dunia pada Usia 68 Tahun
Scott Adams, kreator komik Dilbert, meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat kanker. Simak perjalanan karier hingga pesan terakhirnya yang mengharukan. (Media Sosial X)

Scott Adams, kartunis ternama asal Amerika Serikat yang dikenal melalui karya fenomenalnya, komik strip Dilbert, dikabarkan meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat kanker prostat. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh mantan istrinya, Shelly Miles, melalui siaran langsung di podcast pribadi Adams, Real Coffee with Scott Adams, pada hari Selasa.

Komik Dilbert, yang mengisahkan kehidupan seorang insinyur kompeten di tengah lingkungan kerja yang disfungsional, pertama kali terbit pada tahun 1989. Karya ini sukses besar hingga dimuat di lebih dari 2.000 surat kabar di 65 negara, bahkan diadaptasi menjadi serial TV animasi dan video gim.

Perjalanan Karier dan Kontroversi

Meskipun sukses besar, karier Adams sempat didera kontroversi tahun 2023. Komik Dilbert dihentikan berbagai surat kabar besar, termasuk Washington Post, menyusul komentar Adams yang dinilai rasis terhadap warga kulit hitam Amerika.

Saat itu, Adams menyebut warga kulit hitam sebagai "kelompok pembenci" dan menyarankan warga kulit putih untuk "menjauh dari orang kulit hitam". Pernyataan tersebut merupakan reaksi terhadap sebuah jajak pendapat mengenai sentimen rasial. Meski kemudian membela diri dengan menyebut komentarnya sebagai hiperbola dan mengklaim medianya telah mengabaikan konteks, reputasi profesionalnya tetap terdampak secara signifikan.

Penghormatan dari Donald Trump

Presiden Donald Trump turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial Truth Social. Trump menyebut Adams sebagai sosok yang berani dan memiliki pengaruh besar.

"Sangat menyedihkan, sang Influencer Hebat, Scott Adams, telah meninggal dunia. Dia adalah pria yang luar biasa, yang menyukai dan menghormati saya ketika hal itu dianggap tidak populer untuk dilakukan. Dia dengan berani berjuang dalam pertempuran panjang melawan penyakit mengerikan," tulis Trump.

Pesan Terakhir yang Mengharukan

Dalam siaran podcast terakhirnya, Shelly Miles dengan penuh air mata membacakan pesan terakhir yang ditulis oleh Adams sebelum wafat:

"Saya memiliki kehidupan yang luar biasa, saya memberikan semua yang saya miliki. Jika saya mendapatkan manfaat dari pekerjaan saya, saya meminta Anda untuk membalasnya dengan berbuat baik kepada orang lain sebaik mungkin. Itulah warisan yang saya inginkan. Jadilah berguna, dan ketahuilah bahwa saya mencintai kalian semua hingga akhir."

Adams sebelumnya mengungkapkan diagnosis kanker prostatnya pada Mei 2025 yang kemudian menyebar ke tulang. Pada awal Januari tahun ini, ia sempat memberi tahu pendengarnya bahwa peluang pemulihannya sangat kecil karena kondisi gagal jantung yang dideritanya.

Selain sebagai kartunis, Adams juga dikenal sebagai penulis buku pengembangan diri populer seperti How to Fail at Almost Everything and Still Win Big. Ia meninggalkan warisan berupa kritik tajam namun jenaka terhadap budaya korporat yang akan terus dikenang oleh para pembacanya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya