Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Profil Manohara Odelia Pinot: Dari Sorotan Kerajaan Kelantan hingga Aktivis Lingkungan

 Gana Buana
07/1/2026 20:35
Profil Manohara Odelia Pinot: Dari Sorotan Kerajaan Kelantan hingga Aktivis Lingkungan
Profil Manohara Odelia Pinot.(Instagram)

NAMA Manohara Odelia Pinot pernah menjadi pusat perhatian media internasional pada akhir dekade 2000-an. Sosoknya yang belia kala itu menjadi simbol perjuangan melawan kekerasan dalam rumah tangga di lingkungan bangsawan. Namun, jauh dari bayang-bayang masa lalunya, Manohara kini telah bertransformasi menjadi sosok wanita independen yang mendedikasikan hidupnya untuk pelestarian alam dan perlindungan hewan.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam profil, biodata lengkap, perjalanan karier, hingga kabar terbaru Manohara di tahun 2026 yang kembali menyita perhatian publik.

Biodata Lengkap Manohara Odelia Pinot

Berikut adalah data diri lengkap Manohara yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya:

Kategori Detail
Nama Lengkap Manohara Odelia Pinot
Nama Panggilan Mano
Tempat, Tanggal Lahir Jakarta, 28 Februari 1992
Orang Tua George Manz (Ayah Kandung), Daisy Fajarina (Ibu), Reiner Pinot Noack (Ayah Tiri)
Agama Kristen (Dikonfirmasi melalui unggahan media sosial pribadinya)
Pekerjaan Model, Aktris (Vakum), Aktivis Lingkungan & Hewan
Tahun Aktif 2006 – Sekarang
Akun Instagram @manodelia

Awal Karier dan Prahara Kerajaan Kelantan

Karier Manohara di dunia hiburan bermula dari dunia modeling. Wajahnya yang memiliki perpaduan darah Bugis dan Amerika Serikat membuatnya masuk dalam daftar 100 Pesona Indonesia versi Majalah Harper's Bazaar di usia yang sangat muda.

Namun, popularitasnya meledak bukan semata karena prestasi modeling, melainkan kasus pernikahannya dengan Tengku Muhammad Fakhry Petra, putra ke-3 Sultan Kelantan, Malaysia, pada tahun 2008. Saat itu, Manohara baru berusia 16 tahun. Pernikahan yang seharusnya menjadi dongeng kerajaan berubah menjadi mimpi buruk ketika ibunda Manohara, Daisy Fajarina, melaporkan adanya dugaan penculikan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Drama pelarian Manohara dari Singapura pada Mei 2009 menjadi berita utama di Indonesia dan Malaysia. Peristiwa ini tidak hanya melambungkan namanya tetapi juga memicu ketegangan diplomatik ringan antara kedua negara terkait perlindungan warga negara.

Karier di Dunia Hiburan dan Politik

Pasca kembali ke Indonesia, Manohara terjun total ke dunia hiburan. Kisah hidupnya yang dramatis bahkan diangkat ke dalam sinetron berjudul Manohara (2009), di mana ia memerankan dirinya sendiri. Ia juga membintangi beberapa film layar lebar seperti Loe Gue End (2012) dan Me & You vs The World (2014).

Pada Pemilu 2019, Manohara mencoba peruntungan di dunia politik dengan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai NasDem untuk Daerah Pemilihan Jawa Timur I (Surabaya-Sidoarjo). Meski berhasil mengumpulkan suara yang cukup signifikan, ia belum berhasil lolos ke Senayan. Pengalaman ini justru menjadi titik balik baginya untuk fokus pada advokasi yang lebih spesifik.

Transformasi Menjadi Aktivis Lingkungan

Sejak memutuskan mundur perlahan dari hingar-bingar dunia hiburan sekitar tahun 2014, Manohara menemukan panggilan jiwanya sebagai aktivis. Ia bergabung dengan organisasi Jakarta Animal Aid Network (JAAN) sejak 2018 dan aktif dalam berbagai misi penyelamatan hewan liar, mulai dari lumba-lumba hingga monyet topeng.

Gaya hidupnya pun berubah total. Manohara kini dikenal sebagai seorang vegan yang konsisten. Ia kerap menggunakan platform media sosialnya untuk mengedukasi masyarakat tentang kekejaman terhadap hewan dan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan.

Kabar Terbaru 2026: Asmara dan Pernyataan Tegas

Memasuki tahun 2026, nama Manohara kembali menjadi perbincangan hangat dengan dua topik utama:

1. Hubungan dengan Kristian Hansen

Pada awal Januari 2026, publik dikejutkan dengan kabar kedekatan Manohara dengan Kristian Hansen, seorang YouTuber asal Denmark yang terkenal dengan konten kecintaannya pada Indonesia. Keduanya mulai go public dengan membagikan momen kebersamaan yang hangat, menandakan lembaran baru dalam kehidupan asmara Manohara yang selama ini tertutup rapat.

2. Penolakan Label "Mantan Istri"

Dalam sebuah pernyataan tegas di media sosialnya pada Januari 2026, Manohara menyuarakan keberatannya disebut sebagai "Mantan Istri Pangeran Kelantan". Ia menekankan bahwa apa yang terjadi di masa lalu adalah sebuah pemaksaan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur (saat itu ia berusia 15-16 tahun), bukan sebuah pernikahan konsensual yang sah secara moral. Langkah berani ini menuai banyak dukungan sebagai bentuk edukasi tentang consent dan perlindungan korban kekerasan.

Kesimpulan

Perjalanan hidup Manohara Odelia Pinot adalah kisah ketangguhan. Dari seorang remaja yang terjebak dalam pusaran konflik diplomatik dan rumah tangga, ia bangkit menjadi wanita dewasa yang berdaya. Kini, ia bukan lagi sekadar "selebritas sensasional", melainkan seorang aktivis yang berjuang untuk makhluk hidup lain yang tidak memiliki suara. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya