Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kronologi Perampokan di Rumah Nana Eks After School

Nike Amelia Sari
03/1/2026 14:34
Kronologi Perampokan di Rumah Nana Eks After School
Nana Eks After School(instagram/@jin_a_nana)

Kasus kriminal yang menimpa aktris Korea Selatan, Im Jin Ah, yang lebih populer dengan nama Nana, memasuki babak baru yang kontroversial dan di luar nalar. 

Nana eks After School yang sempat melumpuhkan pelaku saat rumahnya dirampok dua bulan lalu, kini justru dilaporkan balik oleh sang pembobol. Nana dituduh melakukan percobaan pembunuhan.

Guna memahami duduk perkara secara jelas, berikut adalah kronologi peristiwa tragis yang terjadi di kediaman Nana: 

  1. Penyusupan di Pagi Hari: Tragedi ini bermula pada Sabtu, 15 November tahun lalu, sekitar pukul 06.00 pagi. Di rumah Nana yang berlokasi di kawasan Guri, Provinsi Gyeonggi, seorang laki-laki menyelinap masuk. Pelaku menggunakan tangga untuk memanjat hingga ke area teras dan menyusup ke dalam rumah melalui pintu yang kebetulan sedang tidak terkunci.
  2. Kontak Fisik dan Teriakan Histeris: Di dalam rumah, pelaku langsung menyerang ibu Nana dengan cara mencekik lehernya. Mendengar pekikan sang ibu, Nana yang saat itu sedang tidur langsung terbangun dan bergegas menuju sumber suara.  Tanpa ragu, ia langsung terlibat pergulatan sengit dengan perampok tersebut untuk menyelamatkan ibundanya.
  3. Perlawanan Heroik hingga Polisi Tiba: Dalam kondisi yang sangat genting, Nana menunjukkan keberanian luar biasa dengan mengunci pergerakan lengan pelaku. Ia berhasil menahan sang perampok dalam posisi tersebut hingga petugas kepolisian sampai di lokasi kejadian. Akibat pergulatan ini, Nana dan ibunya menderita luka-luka di beberapa bagian tubuh. Di sisi lain, rahang pelaku juga mengalami luka robek akibat senjata tajam yang ia bawa sendiri.
  4. Pengakuan yang Berubah-ubah: Awalnya, pelaku berdalih melakukan aksinya karena kesulitan ekonomi dan mengklaim tidak mengetahui bahwa rumah tersebut adalah milik seorang figur publik. Namun, pada persidangan yang berlangsung Jumat (2/1), pelaku tiba-tiba mengubah kesaksiannya. Jika sebelumnya ia mengakui aksi pembobolan tersebut, kini ia membantah telah membawa senjata saat beraksi. Pelaku bahkan melayangkan gugatan balik terhadap mantan anggota grup idol After School tersebut dengan tuduhan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan.

(E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya