Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA hiburan internasional kehilangan salah satu legenda terbesarnya. Brigitte Bardot, aktris yang merevolusi sinema Prancis tahun 1950-an dan menjadi simbol pembebasan seksual global, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 91 tahun.
Sosok yang akrab disapa "BB" ini bukan sekadar bintang film; ia adalah fenomena budaya. Sepanjang kariernya, Bardot membintangi hampir 50 film sebelum akhirnya membuat keputusan mengejutkan untuk pensiun dini pada tahun 1973 demi mendedikasikan hidupnya bagi kesejahteraan hewan.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memimpin penghormatan nasional bagi sang aktris. Melalui pernyataannya, Macron menyebut Bardot sebagai "legenda abad ini" yang mewujudkan semangat kebebasan Prancis.
"Film-filmnya, suaranya, kemuliaannya yang menyilaukan, gairah murah hatinya terhadap hewan, dan wajahnya yang menjadi prototipe Marianne (simbol Republik Prancis); Brigitte Bardot mewujudkan kehidupan yang bebas," tulis Macron.
Lahir di Paris tahun 1934 dari keluarga kaya, Bardot awalnya dipersiapkan menjadi penari balet. Namun, garis tangannya berubah saat ia ditemukan industri mode melalui sampul majalah Elle di masa remaja.
Namanya meroket lewat film And God Created Woman (1956) arahan suaminya saat itu, Roger Vadim. Perannya sebagai perempuan yang bebas secara seksual memicu skandal di Amerika Serikat hingga dilarang di beberapa negara bagian, namun di saat yang sama, filsuf Simone de Beauvoir justru memujinya sebagai ikon "kebebasan mutlak".
Karier Bardot meluas dari drama mendalam seperti The Truth, mahakarya Jean-Luc Godard Contempt, hingga komedi Viva Maria!. Tak hanya di layar lebar, ia juga menjadi ikon mode dunia. Rambut pirang acak-acakannya dan gaya busana off-the-shoulder yang kini dikenal sebagai "kerah Bardot" menjadi tren kecantikan yang abadi.
Pada usia 39 tahun, di puncak ketenarannya, Bardot memilih mundur dari gemerlap dunia akting. Kalimatnya yang terkenal saat itu adalah: "Saya memberikan masa muda dan kecantikan saya kepada pria, sekarang saya memberikan kebijaksanaan dan pengalaman saya kepada hewan."
Ia mendirikan Yayasan Brigitte Bardot pada 1986 dan menjadi aktivis hak hewan yang vokal. Namun, masa tuanya juga diwarnai kontroversi tajam. Reputasinya sempat tercoreng akibat serangkaian komentar yang dinilai rasis dan homofobik.
Bardot tercatat beberapa kali didenda pengadilan Prancis karena memicu kebencian rasial, terutama terkait komentarnya mengenai komunitas Muslim dan imigran. Ia juga pernah menuai kritik keras karena menyebut gerakan #MeToo sebagai tindakan yang "munafik dan konyol."
Meskipun meninggalkan warisan yang kompleks dan penuh perdebatan, pengaruh Bardot terhadap sejarah perfilman dan perubahan sosial di abad ke-20 tetap tidak terbantahkan. Sinema dunia kini melepas salah satu wajah paling ikonik yang pernah menghiasi layar perak. (BBC/Z-2)
Dikenang sebagai lambang kecantikan dan simbol seks yang membentuk budaya pop global, Brigitte Bardot dan Marilyn Monroe menyimpan cerita kelam
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved