Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA konten kreator kuliner, khususnya di platform YouTube, tidak asing lagi dengan nama Ben Sumadiwiria. Pria yang kerap menyapa penontonnya dengan jargon "Super Cool Ben" ini telah berhasil mencuri perhatian jutaan penonton global melalui aksi-aksi kulinernya yang energik dan seringkali ekstrem.
Ben bukanlah sekadar food vlogger biasa yang hanya mencicipi makanan; ia adalah seorang chef profesional dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja di industri perhotelan internasional. Artikel ini akan mengulas secara mendalam perjalanan karier, latar belakang, hingga momen viral yang melambungkan namanya.
Meskipun lahir dan besar di Jerman, Ben Sumadiwiria memiliki ikatan darah yang sangat kuat dengan Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia, yang menjadikan Ben memiliki darah keturunan Tionghoa-Indonesia. Hal ini menjelaskan mengapa lidah Ben sangat akrab dengan cita rasa masakan Nusantara yang kaya rempah dan pedas, meskipun ia menghabiskan masa kecil dan remajanya di Eropa.
Kecintaannya pada dunia kuliner tidak muncul secara tiba-tiba. Tumbuh dalam keluarga yang menghargai makanan enak, Ben memutuskan untuk mengejar passion-nya secara akademis. Ia menempuh pendidikan kuliner dan berhasil lulus sebagai chef profesional. Kombinasi antara disiplin kerja ala Jerman dan cita rasa autentik Asia menjadi fondasi kuat bagi kariernya di masa depan.
Sebelum dikenal luas sebagai YouTuber dengan kanal "Awesome Eats" atau "Bobby Kita Makan" di kalangan netizen Indonesia, Ben Sumadiwiria telah menapaki karier yang cemerlang di industri hospitality. Ia tercatat pernah bekerja sebagai chef di beberapa hotel bintang lima dan restoran ternama di dunia.
Salah satu pencapaian profesionalnya yang menonjol adalah ketika ia bekerja di Etihad Towers, Abu Dhabi. Di sana, ia tidak hanya memasak, tetapi juga memimpin tim dapur untuk menyajikan hidangan berkualitas tinggi bagi tamu-tamu VIP. Pengalaman bekerja di lingkungan bertekanan tinggi ini membentuk karakter Ben menjadi sosok yang perfeksionis dalam hal rasa, namun tetap menghibur dalam penyajian. Transisi dari dapur profesional ke depan kamera merupakan langkah berani yang ia ambil untuk mengeksplorasi dunia kuliner dengan cara yang lebih bebas dan kreatif.
Keputusan Ben untuk beralih menjadi full-time content creator terbukti tepat. Melalui kanal YouTube-nya, ia membawa penonton berpetualang mencicipi berbagai jenis makanan, mulai dari street food hingga hidangan mewah. Gaya pembawaannya yang santai, humoris, namun tetap informatif—berkat latar belakangnya sebagai chef—membuat kontennya memiliki nilai edukasi tersendiri.
Ben sering kali membedah komponen rasa dari makanan yang ia santap, memberikan wawasan kepada penonton tentang teknik memasak atau bumbu yang digunakan. Di Indonesia, ia lebih akrab disapa sebagai "Bobby" lewat segmen "Bobby Kita Makan". Segmen ini secara khusus menargetkan audiens Indonesia dengan konten-konten yang relevan, seperti wisata kuliner di berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, hingga Bali.
Nama Ben Sumadiwiria sempat menjadi headline di berbagai media internasional, termasuk Daily Mail dan The Mirror, akibat sebuah insiden kuliner ekstrem di Jakarta. Pada tahun 2016, Ben menantang dirinya untuk menyantap mie instan dengan tingkat kepedasan yang tidak masuk akal di sebuah warung di Jakarta Barat, yang dikenal dengan "Mie Abang Adek".
Mie tersebut konon menggunakan ratusan cabai rawit tumbuk. Dalam video yang menjadi viral tersebut, Ben terlihat mengalami reaksi fisik yang parah setelah menyantap mie tersebut. Ia melepaskan baju, berkeringat hebat, hingga sempat kehilangan pendengaran sementara (tuli sesaat) akibat lonjakan panas tubuh yang ekstrem. Momen ini menjadi bukti totalitas Ben dalam membuat konten, meskipun ia sendiri mengakui bahwa itu adalah pengalaman kuliner paling menyakitkan yang pernah ia alami. Insiden ini justru semakin mengukuhkan namanya sebagai food vlogger yang berani dan tidak takut tantangan.
Salah satu kontribusi terbesar Ben Sumadiwiria adalah perannya sebagai duta kuliner tidak resmi bagi Indonesia. Dengan basis penonton internasional yang besar, setiap kali Ben mengulas makanan Indonesia, ia turut memperkenalkan kekayaan budaya nusantara ke mata dunia. Ia sering menjelaskan kompleksitas rasa rendang, gurihnya nasi padang, hingga uniknya jajanan pasar.
Ben kerap menekankan bahwa makanan Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia karena keberanian bumbunya. Sebagai seorang chef yang mengerti teknis memasak, pujian Ben terhadap kuliner Indonesia memiliki bobot kredibilitas yang tinggi. Ia menjembatani kesenjangan budaya dengan menunjukkan bahwa makanan adalah bahasa universal yang dapat dinikmati oleh siapa saja, terlepas dari latar belakang negara mereka.
Ben Sumadiwiria adalah contoh sukses bagaimana passion yang digeluti dengan serius dapat membawa seseorang ke puncak kesuksesan. Dari dapur profesional di Abu Dhabi hingga warung kaki lima di Jakarta, Ben tetap membawa persona yang sama: seorang pecinta makanan yang antusias dan tulus. Bagi para penggemar kuliner, sosok Ben bukan hanya sekadar penghibur, melainkan referensi terpercaya yang menggabungkan keahlian seorang chef profesional dengan jiwa petualang. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved