Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH manggung di Kejar Mimpi Fest 2025, Isyana Sarasvati kembali manggung dengan skema kolaborasi. Kali ini, dalam gelaran “Soundrenaline Sana Sini Jakarta”, ia berduet bersama Kasimyn. Isyana mengatakan kolaborasi bermakna keberanian untuk terbuka dan belajar hal baru.
“Karena saat kita membuka diri kita, banyak kesempatan (datang). Dan ternyata mungkin ada karya-karya yang tidak terduga, tapi malah melahirkan sesuatu yang magis, sesuatu yang menarik,” ungkap Isyana saat menyempatkan diri berjumpa wartawan sebelum mengisi gelaran, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Kasimyn mengungkapkan dirinya selalu siap membuka diri untuk berkolaborasi. “Pesan untuk aku pribadi, sekat-sekat musik itu harusnya enggak perlu untuk digeneralisasi,” katanya menjelaskan kolaborasi tidak perlu dibatasi genre.
Baginya, kepuasan dalam bermusik itu saat mampu berkarya di musik khas clubbing, pop, dan soundtrack film. Kasymin mengungkapkan ketersanjunganya karena bisa bekerja sama dengan Isyana.
Kolaborasi ini sudah dirancang dua tahun lalu dengan tarian kontemporer Bali. “Karena enggak banyak yang berani nge-push (mendorong) musik pop,” kata pria kelahiran Bali yang orientasi musiknya adalah dansa.
Isyana berdandan dengan busana urban hip hop dengan baju putih dengan resleting depan dan pundak kiri terbuka serta celana hitam. Menambah kesan mistis, terdapat tiga goresan vertikal di mata kirinya dengan dan bando kilau perak yang menutupi area belakang rambut dengan rumbai memanjang di dua sisi telinganya.
Sedangkan Kasymin mengenakan pakaian ala hacker dengan hoodie hitam dengan tiga replika semut yang menghinggapi bagian pundak dan dada. Tak lupa dengan topi hitamnya yang menambah kesan mistik.
Di panggung Soundrenaline 2025, salah satu lagu yang dibawakan Isyana adalah “I’m on My Way”. Lagu ini merupakan single terbaru dirinya dari album kelimanya, EKLEKTIKO. Lagu itu membawa nuansa kebangkitan dan penyerahan diri yang terlihat pada musik video yang menampilkan pemandangan Gunung Agung, Bali, serta gaun putih polos panjang.
Namun bersama Kasymin, Isyana dengan nada seperti di singlenya diiringi harmoni khas hardcore techno (musik elektronik). “Everything that is made in this world is meant for the one… who sees You…” lirik yang Isyana nyanyikan tiba-tiba disusul harmoni musik elektronik yang terkesan tinggi dan nyaring saat memasuki “You…dreaming of the time…”.
Isyana tampak dari sisi kiri, seperti bersiluet dengan cahaya putih menyinar. Asap putih membumbung rendah menutupi wanita kelahiran Kota Bandung itu. Nyayian lain seperti “Lexicon” dan “My Mystery”.
Grup musik pop Jakarta, White Shoes and The Couples Company (WSATCC), mengungkapkan kegembiraan mendalam mengenai partisipasi mereka dalam rangkaian tur Soundrenaline 2025.
Jakarta akan menjadi lokasi penyelenggaraan Soundrenaline 2025, festival musik dan seni yang tahun ini hadir dengan format baru.
Soundrenalin 2025 resmi mendarat di Palembang dan menghadirkan deretan musisi lintas genre yang memanaskan dua venue sekaligus, CGC One Citra Grand City dan Pinewoods Restaurant & Park.
Setelah sukses meramaikan Makassar dan Medan, gelaran Soundrenaline 2025 kini bersiap melanjutkan perjalanannya ke Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved