Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Film Agak Laen 2 Tembus 6 Juta Lebih Penonton, Berikut Sinopsisnya

Nike Amelia Sari
11/12/2025 11:02
Film Agak Laen 2 Tembus 6 Juta Lebih Penonton, Berikut Sinopsisnya
Film Agak Laen 2(Foto: dok. Imajinari)

FILM Agak Laen 2 berhasil meraih 6 juta lebih penonton dalam 14 hari. Dengan perolehan tersebut, film berjudul "Agak Laen: Menyala Pantiku" tersebut menjadi film Indonesia ke-7 terlaris sepanjang masa.

Kabar menggembirakan ini dibagikan oleh produser Imajinari, Ernest Prakasa, melalui unggahan di akun Instagramnya pada Rabu (10/12). Ia menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para penonton yang sudah memberikan dukungan.

“Cuma bisa bilang terima kasih untuk 6,000,000+ penonton. Rasa syukur kami bukan hanya untuk teman-teman yang memuji, tapi juga mengkritik,” tulis Ernest Prakasa.

Ernest menegaskan bahwa tidak ada film yang mampu memuaskan seluruh penontonnya. Menurutnya, kritik justru menjadi bagian penting dari proses berkarya.

Ia menggambarkan bahwa rasa pahit dalam kritik kerap menjadi dorongan berharga untuk memperbaiki kualitas film. “Karna meski terkadang rasanya kurang menyenangkan, tapi tanpa kritik, kami akan sulit bertumbuh jadi lebih baik,” tambahnya.

Dengan jumlah penonton melampaui 6 juta, Agak Laen: Menyala Pantiku kini resmi masuk dalam daftar film-film Indonesia dengan capaian penonton terbesar sepanjang sejarah. Sejak dirilis pada 27 November 2025, film produksi Imajinari tersebut langsung mencuri perhatian. Pada hari pertamanya, film ini mencatat 272.846 penonton.

Kesuksesan karya garapan sutradara Muhadkly Acho semakin terlihat di hari-hari berikutnya. Tiga hari pascaperilisan, jumlah penonton sudah menembus 1 juta. Dalam satu pekan, film ini bahkan meraih lebih dari 3 juta penonton, sebuah prestasi besar bagi perfilman Tanah Air.

Sinopsis Agak Laen 2 : Menyala Pantiku

Dalam sekuel ini, penonton diajak mengikuti aksi kocak sekaligus penuh kekacauan dari Bene, Boris, Jegel, dan Oki. Keempat detektif amatir itu menyamar dan masuk ke sebuah panti jompo untuk mengusut kasus pembunuhan anak wali kota. 

Di tengah misi tersebut, mereka juga harus berhadapan dengan persoalan pribadi serta berbagai situasi tak terduga yang muncul di dalam panti. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya