Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MISS Universe 2025 telah digelar di Bangkok, Thailand, Kamis (20/11) waktu setempat. Mahkota Miss Universe 2025 jatuh ke Meksiko, Fátima Bosch. Namun, drama Miss Universe 2025 masih mencuri perhatian hingga saat ini karena melibatkan Miss Mexico Fatima Bosch.
Pada beberapa minggu menuju acara utama di Thailand, para kontestan melakukan aksi protes terhadap pihak tuan rumah karena merendahkan salah satu peserta. Bagaimana kronologi kejadiannya? Simak sebagai berikut:
1. Bagaimana Hal itu Dimulai?
Melansir dari situs Hindustan Times, jelang acara utama Miss Universe 2025 di Thailand, beredar video puluhan kontestan yang keluar dari ruangan setelah sesi pembagian selempang dibubarkan.
Dalam ruangan itu, host sekaligus Direktur Miss Universe Thailand, Nawat Itsaragrisil, menegur para peserta karena dianggap tidak menjalankan tugas dengan benar, terutama meminta Miss Mexico, Fatima Bosch, berdiri dan memanggilnya dengan nama-nama kasar.
Ia tampak menyebut Fatima “dumbhead (orang bodoh)” karena mengikuti arahan dari National Director Mexico dan bukan dari panitia setempat. Saat Fatima mencoba menjelaskan diri, Nawat memotong, “Saya tidak memberi Anda kesempatan untuk bicara.”
Setelah adu argumen singkat, Nawat memanggil keamanan, seolah ingin mengusir Fatima dari ruangan. Seluruh kontestan terkejut dan ketika Miss Mexico keluar, semua peserta lainnya ikut walkout. Di luar, Fatima berbicara kepada media. Ia mengatakan bahwa meski ia sangat menghormati Thailand dan masyarakatnya, ia tidak akan diam menerima perlakuan buruk dari Nawat. Orang-orang bersorak mendukungnya saat ia menuntut perlakuan yang adil.
2. Keributan di Media Sosial
Ketika cuplikan walkout para peserta menyebar, dunia maya pun meledak dengan kemarahan. Banyak yang menuntut agar Nawat segera dicopot dari posisinya.
3. Nawat Meminta Maaf
Tak berselang lama dari kejadian itu, Nawat berbicara kepada media dengan ekspresi seolah menangis. “Saya ingin meminta maaf kepada semua orang. Saya tidak tahu masalah ini akan sebesar ini,” katanya.
Namun publik tidak memercayainya.
“Air matanya ada di mana?,” tulis seseorang.
“Itu air mata paling kering yang pernah saya lihat,” canda netizen lain.
4. Pernyataan Resmi dari Miss Universe
Pada 4 November, Organisasi Miss Universe (Miss Universe Organization (MUO)) merilis pernyataan di media sosial.
"MUO menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak tuan rumah, Miss Grand International (MGI), dan seluruh mitra lokal demi kesuksesan Miss Universe ke-74. Mereka menekankan standar rasa hormat, keselamatan, dan integritas bagi semua peserta dan staf," demikian keterangan dari MUO.
"Delegasi tingkat tinggi yang dipimpin CEO Mario Búcara dikirim ke Thailand untuk memperkuat kerja sama dan memastikan lingkungan profesional bagi semua delegasi. Seluruh acara akan berlangsung sesuai rencana dengan semangat inklusi, keragaman, dan pemberdayaan perempuan," sambungnya.
5. Pernyataan dari Presiden Miss Universe, Raúl Rocha
Presiden MUO, Raúl Rocha, mengeluarkan pernyataan tegas setelah insiden yang melibatkan Nawat dan Miss Universe Mexico, Fátima Bosch.
Dalam pernyataan itu, MUO menyampaikan dukungan penuh dan solidaritas kepada seluruh 122 delegasi. Mereka menyebut nilai-nilai “rasa hormat dan martabat perempuan tidak dapat ditawar.”
Organisasi menuding Nawat lupa akan makna menjadi tuan rumah yaitu melayani dan mendukung para delegasi, bukan menghina. MUO memutuskan membatasi atau bahkan meniadakan keterlibatan Nawat dalam sisa acara.
6. Apa yang Terjadi Setelahnya?
Setelah kekacauan tersebut, rangkaian acara sebelum malam final akhirnya kembali berjalan hingga acara puncak Miss Universe 2025 pun berjalan sebagaimana mestinya.(M-2)
Baru dimulai, tapi suasana Miss Universe 2025 di Thailand sudah seperti drama reality show. Pertengkaran antarpenyelenggara, walkout kontestan, hingga tudingan sponsor judi online membuat ajang kecantikan paling bergengsi ini jadi sorotan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved