Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bassis Stone Roses, Gary “Mani” Mounfield, Meninggal Dunia pada Usia 63 Tahun

Thalatie K Yani
21/11/2025 06:37
Bassis Stone Roses, Gary “Mani” Mounfield, Meninggal Dunia pada Usia 63 Tahun
Gary “Mani” Mounfield, bassis legendaris Stone Roses dan mantan anggota Primal Scream, meninggal pada usia 63 tahun. (Instagram)

GARY “Mani” Mounfield, bassis dari band legendaris Manchester, The Stone Roses, meninggal dunia pada usia 63 tahun. Kabar duka ini disampaikan sang kakak, Greg Mounfield, melalui sebuah unggahan di Facebook. “With the heaviest of hearts,” tulis Greg, mengumumkan kepergian sang musisi.

Mounfield dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam musik alternatif Inggris pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Permainan bass-nya menjadi bagian penting dari ciri khas “baggy sound” Stone Roses, yang menggabungkan unsur rock, dance, dan psychedelia. Bersama sang vokalis Ian Brown, gitaris John Squire, dan drummer Reni, Mani membantu mendefinisikan era Madchester yang kemudian memengaruhi banyak band generasi berikutnya.

Stone Roses meraih popularitas besar lewat album debut mereka yang diakui kritikus. Setelah bubarnya band tersebut di pertengahan 1990-an, Mounfield bergabung dengan Primal Scream pada 1996. Selama 15 tahun, ia menjadi bagian inti grup tersebut dan terlibat dalam sejumlah album serta tur besar, menambah jejak penting dalam perjalanan musik Inggris modern.

Pada 2012, Mounfield kembali bersatu dengan rekan-rekannya di Stone Roses untuk rangkaian konser reuni yang sangat dinantikan para penggemar. Reuni tersebut menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah band.

Kabar kematiannya memicu gelombang duka dari komunitas musik. Liam Gallagher, vokalis Oasis yang juga berasal dari Manchester, menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. “In total shock and absolutely devastated on hearing the news about Mani. My hero, RIP R Kid,” tulisnya, mengenang Mani sebagai sosok yang sangat ia hormati.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga belum merilis rincian lebih lanjut mengenai penyebab kematian. Namun, kepergian Mani meninggalkan jejak mendalam bagi para penggemar musik Manchester dan seluruh dunia yang tumbuh bersama karya-karya Stone Roses maupun Primal Scream. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya