Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Legenda NBA Lenny Wilkens Meninggal Dunia pada Usia 88 Tahun

 Gana Buana
10/11/2025 20:15
Legenda NBA Lenny Wilkens Meninggal Dunia pada Usia 88 Tahun
Lenny Wilkens, anggota Hall of Fame NBA meninggal dunia.(Dok. US Today Sports)

LENNY Wilkens, anggota Hall of Fame NBA yang membawa Seattle meraih satu-satunya gelar juara dan kemudian memimpin Tim USA meraih medali emas Olimpiade 1996, meninggal dunia pada Minggu malam (9/11) dalam usia 88 tahun.

Wilkens dihormati sebagai salah satu pemain dan pelatih terbaik dalam sejarah NBA. Sebagai pemain, ia terpilih sembilan kali sebagai All-Star dan memimpin liga dalam assist dua kali. Ia kemudian beralih menjadi pelatih dan berhasil meraih 1.332 kemenangan dalam 32 musim, posisi ketiga terbanyak dalam sejarah liga.

Komisioner NBA, Adam Silver, memberikan penghormatan kepada Wilkens, menyatakan, "Lenny Wilkens mewakili yang terbaik dari NBA, sebagai pemain Hall of Fame, pelatih Hall of Fame, dan salah satu duta besar yang paling dihormati dalam permainan ini." Empat tahun yang lalu, Wilkens menerima penghargaan unik dengan dinobatkan sebagai salah satu dari 75 pemain terbesar dan 15 pelatih terbesar sepanjang masa dalam sejarah NBA.

Wilkens lahir di Brooklyn, New York, dan menempuh pendidikan di Providence College, di mana ia menjadi dua kali All-American dan membawa tim tersebut ke penampilan pertama mereka di National Invitation Tournament (NIT) pada tahun 1959, serta ke final pada 1960.

Wilkens terpilih pada urutan keenam dalam draft NBA 1960 oleh St. Louis Hawks. Ia dikenal sebagai pemain yang sangat cakap dengan catatan rata-rata 22,4 poin, 8,2 assist, dan 6,2 rebound dalam musim pertamanya bersama SuperSonics. Ia juga memimpin liga dalam assist dua kali dan menjadi runner-up dalam perolehan suara MVP 1967-68 di belakang Wilt Chamberlain.

Setelah bermain sebagai pemain-coach di Seattle selama tiga musim dan satu musim di Portland, Wilkens membawa Sonics meraih rekor kemenangan pertama mereka dan pensiun sebagai pemain pada 1975.

Wilkens kembali ke Seattle sebagai pelatih kepala pada 1977 dan mengubah tim yang saat itu memiliki rekor 5-17 menjadi tim juara NBA pada 1979, satu-satunya gelar NBA yang diraih Seattle. Selama 32 musim karir pelatihannya di Seattle, Portland, Cleveland, Atlanta, Toronto, dan New York, ia meraih 1.332 kemenangan musim reguler, menempati posisi ketiga sepanjang masa, dan melatih sebanyak 2.487 pertandingan, rekor terbanyak dalam sejarah NBA. Ia juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Tahun 1994.

Di kancah internasional, Wilkens menjadi asisten pelatih Tim USA pada 1992 dan pelatih kepala tim yang meraih medali emas di Olimpiade Atlanta 1996. Ia masuk dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame sebagai pemain pada tahun 1989, sebagai pelatih pada 1998, dan sebagai asisten pelatih untuk tim 1992 pada tahun 2010.

Kehilangan Wilkens meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi dunia basket, baik di dalam maupun luar lapangan. (Olimpics/Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya