Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KLIKFILM Studios kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Mimpi Keluarga Sempurna, sebuah film drama keluarga yang diperankan oleh Nurra Datau dan Della Dartyan, serta diarahkan oleh sutradara muda berbakat Bagas Satrio. Film ini pertama kali diputar dalam ajang bergengsi Jakarta World Cinema Week (JWC) 2025, dan mendapat apresiasi hangat dari para penonton festival.
Film ini bercerita tentang Dere, seorang remaja yang hidup bersama ibunya, Mar. Akibat perkelahian dengan teman sekelasnya, Dere dipindahkan ke Yogyakarta oleh Mar yang membesarkannya seorang diri. Mar hanya ingin memberikan yang terbaik bagi putrinya, namun ketika Dere mulai mengenal lingkungan baru dan bertemu teman-teman baru, ia mulai meragukan apakah keputusan sang ibu benar-benar demi kebaikannya.
Sutradara Bagas Satrio mengungkapkan bahwa film ini lahir dari kegelisahannya melihat banyak anak tumbuh dengan rasa “terkurung” oleh pilihan orangtua. Lewat kisah ini, Bagas ingin mengangkat dinamika hubungan ibu dan anak, pengorbanan, serta pertanyaan mendalam tentang arti keluarga yang sesungguhnya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa cinta orangtua itu tidak selalu mudah dipahami. Ada konflik, ada luka, tapi pada akhirnya selalu ada cinta yang menyatukan. Mimpi Keluarga Sempurna adalah refleksi tentang keluarga dalam segala ketidaksempurnaannya,” ucap Bagas dalam keterengan pers yang diterima, Rabu (1/10).
Tampil sebagai Dere dalam film, Nurra Datau merasa karakter ini sangat dekat dengan realitas kehidupan remaja. Menurutnya, banyak anak remaja yang pernah merasakan bingung, ingin memberontak tapi tetap sayang sama orangtua.
"Saya benar-benar merasa relate dengan Dere. Semoga penonton bisa ikut merasakan perjalanan emosinya,” ujar Nurra.
Sementara Della Dartyan yang memerankan Mar, mengaku bahwa peran ini memberinya banyak pelajaran hidup. “Menjadi seorang ibu tunggal yang berusaha terlihat kuat untuk anaknya adalah tantangan besar. Saya kagum pada sosok Mar yang penuh cinta meskipun sering disalahpahami. Saya berharap penonton bisa melihat sisi lembut sekaligus kerasnya cinta seorang ibu,” tukas Della. (M-2)
"Lavender Marriage adalah film yang dimainkan oleh Lutesha dan Maxim, kami mencoba memotret isu yang lagi in saat ini di Indonesia (terkait Lavender Marriage)."
Melalui JWC 2025, disajikanĀ film-film terbaik dari seluruh dunia sekaligus memperkenalkan kembali karya klasik Indonesia kepada generasi baru
Ide cerita yang naskahnya juga ditulis Tumpal Tampubolon itu bermula ketika Tumpal menyaksikan dokumenter tentang buaya di National Geographic
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved