Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Video Tur Diduga Gunakan AI, Will Smith Kena Sindir Green Day

Sekar Arum Pramudita
30/8/2025 17:35
Video Tur Diduga Gunakan AI, Will Smith Kena Sindir Green Day
Green Day sindir video tur Will Smith.(Dok. Alice Baxley)

Band legendaris Green Day baru-baru ini melontarkan sindiran kepada Will Smith di media sosial, menyusul kontroversi seputar video tur yang diduga memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Will Smith, yang juga dikenal sebagai musisi, dihadapkan pada tuduhan menggunakan AI untuk menambah efek kerumunan penonton dalam video terbarunya, agar suasana tur terlihat lebih meriah.

Sementara itu, Green Day membagikan cuplikan video dari konser mereka di tur Amerika Selatan melalui akun TikTok resmi. Dalam video tersebut, terlihat para penggemar menyanyi lagu hits mereka, “Basket Case”, dengan antusiasme tinggi.

Mereka menambahkan keterangan bercanda namun bernada sindiran, “Don’t need AI for our crowds 😜” yang artinya, “Kami nggak butuh AI untuk kerumunan penonton kami 😜”.

Sindiran ini menegaskan bahwa Green Day mengandalkan semangat asli penggemar, tanpa memerlukan teknologi untuk menciptakan suasana meriah.

Will Smith menjadi sorotan media sosial setelah membagikan video tur Eropanya hampir dua minggu lalu. Video tersebut menampilkan montase penonton dengan keterangan, “Bagian favorit saya dari tur adalah melihat kalian dari dekat. Terima kasih sudah datang.”

Namun, tak lama setelah itu, warganet mulai mencurigai kejanggalan dalam video. Beberapa wajah penonton tampak aneh, seperti distorsi atau buram.

Ada klaim bahwa beberapa orang di video bahkan memiliki jari tambahan atau tangan yang tidak wajar-tanda manipulasi digital khas AI. Penampilan penonton di jarak dekat juga terlihat terlalu mulus dan tidak alami.

Meski menjadi perbincangan hangat, Smith dan timnya belum memberikan komentar resmi. Sementara itu, beberapa pihak melakukan investigasi independen dengan hasil yang bervariasi.

Salah satu analisis mendalam datang dari Andy Baio, seorang blogger teknologi. Ia melacak akun Instagram Smith dan menemukan bahwa beberapa cuplikan yang mencurigakan dalam video, terutama yang menunjukkan penonton dengan poster, ternyata sudah muncul dalam foto-foto yang pernah diunggah sebelumnya.

Temuan ini semakin memicu dugaan bahwa video Smith menggunakan AI. Namun, apakah benar ada manipulasi digital, atau sekadar kesalahpahaman dari efek visual dan kualitas gambar?

Baio dan pengamat lainnya juga mengungkapkan kemungkinan bahwa video Smith menjadi “korban” eksperimen YouTube tanpa sepengetahuan kreatornya. Seorang juru bicara YouTube mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang melakukan uji coba peningkatan gambar pada beberapa YouTube Shorts. Perbandingan antara versi Instagram dan YouTube Shorts mendukung teori ini.

Namun, Baio dan lainnya berpendapat bahwa ada cukup bukti bahwa teknologi AI digunakan dalam video Smith. Kemungkinan besar tim Smith menggunakan foto-foto lama dan mengonversinya ke model “image-to-video” untuk membuat klip animasi yang cocok untuk montase konser.

Teknologi serupa sebelumnya digunakan sutradara Andrew Dominik untuk menganimasikan foto-foto Elvis Presley dalam video Nick Cave and the Bad Seeds berjudul “Tupelo.” (Rollingstone.com/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya