Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI religi asal Swedia berdarah Libanon, Maher Zain, memastikan bakal tampil di acara Puncak Resepsi 1 Abad Nahdlatul Ulama yang bakal berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 7 Februari mendatang.
Perwakilan Manajemen Maher Zain di Indonesia, Rini, mengungkapkan, Maher begitu antusias untuk tampil di acara NU itu. Hal itu dikatakan Rini dalam konferensi pers di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (27/1).
Rini menjelaskan permintaan untuk tampil di acara Puncak Resepsi Satu Abad NU itu datang dari manajemen Maher Zain yang baru saja selesai menyemarakkan Piala Dunia di Qatar dengan konsep Exploring Islam.
"Waktu itu mereka bilang ke saya, you tahu nggak acara 100 tahunnya NU? Kita harus hadir di situ. Itu luar biasa. Saya terharu juga, saya yang orang Indonesia saja nggak tahu, kok beliau tahu," kata Rini.
Akhirnya, dengan berbagai upaya, Rini mencari jalan untuk bisa bertemu dengan Panitia Puncak Resepsi Satu Abad NU dan meminta agar Maher Zain bisa hadir untuk bernyanyi.
"Nanti Maher Zain akan menyanyikan beberapa lagu. Lagu yang akan dinyanyikan salah satunya adalah yang sangat terkenal saat ini yaitu 'Rahmatun Lil'Alameen'," ucap Rini.
Baca juga: Maher Zain Digandeng Singapore Tourism Board Promosikan Wisata Halal
Lagu itu dibawakan bukan tanpa maksud. Lagu itu sangat relevan, karena menurut Maher Zain, NU adalah organisasi yang rahmatan lil alamin.
"NU menurut kami, Maher Zain dan manajemennya, adalah organisasi yang rahmatan lil alamin, yang memberikan banyak manfaat kepada umat," ungkapnya.
Lagu Rahmatun Lil'Alameen merupakan single terbaru Maher Zain yang dirilis pada 20 April 2022. Lagu ini bercerita tentang ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad.
Maher Zain mengaku ia menuangkan banyak cinta dan kasih selama pembuatan lagu "Rahmatun Lil'Alameen" itu. Lagu ini didedikasikan juga untuk mengenang sang ayah yang telah wafat.
"Lagu ini didedikasikan untuk mengenang mendiang ayah tercinta, Mustafa Zain. Harap simpan dia dalam doa anda saat menonton video musik," tulis Maher Zain melalui unggahan di Instagramnya.(Ant/OL-5)
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1).
Yenny mengaku sempat ditelpon Luhut Panjaitan yang tidak setuju organisasi masyarakat (ormas) diberi tambang. Sejak awal pun, Luhut juga tidak mau tanda tangan, sebab mengelola tambang susah.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa menegaskan normalisasi akan dijalankan melalui komunikasi yang intensif dan menyeluruh.
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
Sejumlah lagu yang mewujudkan dukungan untuk kebebasan Palestina dilantunkan Maher Zain, seperti Free Palestine dan We Will Not Go Down (Gaza Tonight).
Harris J kembali naik ke panggung untuk berduet dengan Maher Zain lewat lagu “Qalbi Fil Madina”. Keduanya saling berbagi senyum dan sapaan ramah untuk penonton.
Maher Zain akan menggelar konser di Jakarta, Makassar, dan Surabaya, yang masing-masing pada 9, 14, dan 16 November 2025.
Tur ini digelar di tiga kota besar, yakni Jakarta, Makassar, dan Surabaya. Konser dipromotori oleh Rajamice, Color Asia Live, dan Media Internusa, serta dipersembahkan oleh BSI
Banyak lagu tentang shalawat atau selawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Salah satunya yang sedang tren yaitu selawat berjudul Assalamu Alayka.
Musisi Maher Zain mengajak umat muslim di dunia untuk puasa sunah untuk para korban perang di Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved