Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Marvel Studios berjudul Doctor Strange in the Multiverse of Madness dilarang tayang oleh Kerajaan Arab Saudi.
Menurut Hollywood Reporter, sekuel Dokter Strange itu tidak akan ditampilkan di Arab Saudi.
Keputusan itu dilaporkan terkait dengan penampilan superhero America Chavez yang diperankan oleh Xochitl Gomez. Chavez secara kanonik tergolong lesbian dalam Marvel Comics. Larangan itu dilaporkan termasuk Kuwait juga, meskipun ini belum dikonfirmasi. Multiverse of Madness akan mengikuti jejak film Marvel berjudul Eternal dan West Side Story karya Steven Spielberg. Dua terakhir dilarang di negara-negara Teluk karena alasan yang sama.
Homoseksualitas termasuk ilegal di banyak negara Teluk. Proyek-proyek film sebelumnya dilarang dari rilis untuk memasukkan karakter dan tema LGBTQ. Pada Desember 2021, dilaporkan bahwa West Side Story dilarang Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Oman, dan Kuwait setelah Disney menolak permintaan untuk menyensor film yang mencakup karakter transgender, Anybodys, dimainkan oleh aktor non binary Iris Menas. Eternal juga ditarik dari rilis di Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar setelah Disney menolak untuk membuat suntingan terkait Phastos (Brian Tyree Henry) dan Ben (Haaz Sleiman), pasangan gay pertama Marvel Cinematic Universe.
Baca juga: Warner Bros Turuti Tiongkok Hapus Dialog Gay Film Fantastic Beasts
Multiverse of Madness akan melihat debut MCU dari America Chavez alias Miss America. Dalam komik, America ialah lesbian sehingga menjadikannya karakter Amerika Latin LGBTQ pertama untuk membintangi seri komik Marvel sendiri. Dibuat oleh penulis Joe Casey dan Artis Nick Dragotta, America Chavez memulai debutnya di Marvel Comics pada 2011 Vengeance#1.
"Ini tentu saja tidak unik bagi America Chavez tetapi saya selalu berpikir bahwa fiksi superhero kami harus dengan cara yang sangat mendasar, mencerminkan kenyataan kita sendiri," kata Casey dalam wawancara sebelumnya tentang debut MCU yang akan datang. "Tidak seperti Marvel Universe yang awalnya terlihat pada komik awal 1960-an, realitas kita saat ini yaitu multikultural. Jadi karakter Marvel yang baru-baru ini dibuat seperti America Chavez dan Miles Morales serta Kamala Khan tidak hanya mencerminkan dunia 2022."
Mengikuti kesuksesan Spider-Man: No Way Home, Multiverse of Madness akan lebih menyenangkan dengan reshoot, termasuk lebih banyak lagi kameo dan karakter baru daripada yang dimaksudkan pada awalnya. Multiverse of Madness akan mengambil setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home dan terikat langsung pada dua seri Disney+ dari Marvel, Wandavision dan Loki, yang berurusan dengan multiverse. Multiverse of Madness akan tayang di sebagian besar teater pada 6 Mei. (CBR/OL-14)
Secara total, film yang kembali menampilkan bintang utama Benedict Cumberbatch itu meraip pendapatan total sebesarĀ US$803 juta.
Olsen awalnya merasa gugup dan bingung karena kala itu dia belum menyelesaikan syuting serial WandaVision.
"Sudah enam tahun sejak Doctor Strange dimulai dan memerankan karakter Wong rasanya luar biasa."
Raihan besar film Doctor Strange membuktikan bahwa Hollywood mulai bangkit dari era kegelapan akibat pandemi.
Ketika berbicara tentang Raimi, kita tidak bisa melepaskan imej horor yang melekat padanya.
"Teknologi sudah banyak berubah dan sekarang semuanya terasa lebih mudah (jika dibandingkan pada 2002)."
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved