Selasa 01 Februari 2022, 08:10 WIB

Dorce Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Ini Kata Gus Miftah

Basuki Eka Purnama | Hiburan
Dorce Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Ini Kata Gus Miftah

Dok MI/ROMMY PUJIANTO
Dorce Gamalama

 

ULAMA Nahdatul Ulama (NU) KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa disapa Gus Miftah menanggapi keinginan pembawa acara Dorce Gamalama untuk dimakamkan sebagai perempuan.

Dorce Gamalama lahir sebagai laki-laki dan melakukan operasi pergantian kelamin pada 1983. Baru-baru ini, dia menyampaikan keinginannya untuk dimakamkan sebagai perempuan.

Menanggapi hal tersebut, Gus Miftah menjelaskan bahwa pemakaman Dorce Gamalama sebaiknya tetap dimakamkan sebagai laki-laki sesuai kodrat asalnya saat dia dilahirkan.

Baca juga: Habis Kunker, Erick Thohir Langsung Jenguk Dorce Gamalama di RS Pertamina

"Yang saya tahu, beliau ini terlahir sebagai laki-laki kemudian dioperasi menjadi perempuan. Kalau kondisi seperti ini, secara fiqih, dia tetap laki-laki. Artinya, sepanjang yang saya tahu, pemakamannya tentu kembali ke kodrat asal saat dia dilahirkan," jelas Gus Miftah, Senin (31/1).

"Jadi, kalau beliau dilahirkan dalam keadaan laki-laki, seyogyanya dimakamkannya juga secara laki-laki," tegas dia.

Beda halnya dengan kasus mantan atlet voli perempuan Aprilia Manganang, yang beberapa waktu lalu, dinyatakan berjenis kelamin laki-laki. Gus Miftah mengatakan sang mantan atlet itu dapat dimakamkan secara laki-laki karena memiliki dasar kuat dari segi medis.

"Jadi memang dalam surat Al-Hujarat itu, Allah menciptakan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. Di fiqih, ada jenis kelamin ketiga namanya khunsa, orang yang dalam tanda kutip berjenis kelamin dua. Nah, dia mau dijadikan perempuan atau laki-laki itu harus melalui analisa medis," kata Gus Miftah.

"Tadinya kan (Aprilia Manganang) perempuan, setelah dianalisa secara medis ternyata laki-laki. Jadi kalau memang dia cenderungnya perempuan, maka alat kelamin laki-lakinya dihilangkan tentunya dengan rekomendasi medis," lanjut dia.

Gus Miftah juga menegaskan, meskipun seseorang berwasiat untuk dimakamkan secara perempuan padahal kodratnya adalah laki-laki, wasiat tersebut tidak harus dilakukan karena melanggar syariat.

"Wasiat itu harus dilakukan jika ada kebaikan di dalamnya. Tapi kalau melanggar syariat, melanggar perintah agama, tentunya tidak harus dilakukan," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/HO

Bian Gindas Rilis Bukan Untukku di Tujuh Negara

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 13:00 WIB
Bukan Untukku diciptakan oleh Bayu 7 Warna dan Dio, sementara video musiknya digarap oleh sutradara Reza...
Instagram @tya_ariestya

Ini Cara Tya Ariestya Jaga Berat Badan Ideal Usai Berdiet

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 12:30 WIB
Tya mengatakan meski saat ini dia tidak membatasi jenis makanan yang ia konsumsi, ia tetap menghitung jumlah asupan kalori harian...
Instagram @marvelstudios

Para Bintang Berbagi Kesan Soal Thor: Love and Thunder

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 11:00 WIB
Memainkan tokoh Thor selama setidaknya satu dekade, Chris Hemsworth mengatakan dirinya telah terhubung dan karakternya terus berkembang dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya