Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Amal Clooney: Suara bagi Kebebasan Pers

Indrastuti
12/7/2019 01:00
Amal Clooney: Suara bagi Kebebasan Pers
Pengacara hak asasi manusia Lebanon-Inggris Amal Clooney(AFP)

PENGACARA Amal Clooney, 41, menyatakan keprihatinannya atas kurangnya perhatian para pemimpin negara dalam menjaga kebebasan pers. Amal mengungkapkan hal tersebut dalam diskusi panel dalam Media Freedom Conference yang diselenggarakan di Inggris, Rabu (10/7) waktu setempat.

Istri aktor George Clooney yang ditunjuk sebagai duta kebebasan pers Inggris mengungkapkan terkait dengan hal tersebut, Inggris juga jauh dari sempurna, menunjuk penangkapan jurnalis Irlandia Utara yang melakukan investigasi atas keterlibatan polisi dalam pembunuhan, seperti dilansir dari Guardian.com.

Amal menegaskan pemerintah (Inggris) perlu menggunakan tekanan diplomatik yang lebih tepat pada negara-negara tempat jurnalis dianiaya dan bukan hanya memberikan janji. "Berpidato saja tidak cukup. Ketika jurnalis diserang, negara harus mendorong investigasi dan mengajukannya ke pengadilan," tegasnya.

Ia juga menyoroti tanggapan para pemimpin dunia yang hanya 'angkat bahu' atas penyiksaan dan pembunuhan Jamal Khashoggi di Istanbul.

Media Freedom Conference 2019 yang diselenggarakan 10-11 Juli 2019 merupakan langkah yang ditempuh Pemerintah Inggris dan Kanada untuk mengangkat isu kebebasan pers serta kekerasan terhadap jurnalis.

Konferensi ini mengundang perusahaan media, praktisi media, pemangku kepentingan, pemerhati, serta duta kebebasan pers, seperti Amal Clooney untuk mendorong perhatian atas masalah kebebasan pers serta mencari solusinya.

Amal yang merupakan pengacara HAM internasional diangkat sebagai duta khusus kebebasan media Inggris pada awal April 2019. "Sebagai pengacara yang pernah menjadi pembela jurnalis, saya menyaksikan sendiri bagaimana jurnalis dijadikan sasaran dan dipenjara agar bungkam dan mencegah kebebasan media," jelas Amal yang menjadi pengacara Julian Assange, pendiri Wikileaks.

Menjadi sorotan
Bernama asli Amal Ramzi Alamuddin, ia pindah ke Inggris ketika masih berumur 2 tahun akibat krisis perang saudara di Lebanon. Amal kuliah dan mendapatkan gelar sarjana dari St Hugh's College. Gelar master bidang hukum dia raih dari Universitas New York.

Amal dikenal sebagai pengacara yang aktif menyuarakan pelanggaran HAM di daerah konflik. Ia juga pernah ditunjuk menjadi penasihat mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan serta konsulat untuk investigasi HAM pada kasus penggunaan drone bersenjata selama konflik perang di Suriah.

Terakhir, ia bersama Caoilfhionn Gallagher QC akan menjadi pengacara wartawan Filipina, Maria Ressa, yang sering mengecam Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. "Ressa adalah seorang wartawan pemberani yang dianiaya karena melaporkan berita dan menentang pelanggaran HAM," papar Amal.

Perempuan kelahiran Beirut, Libanon, 3 Februari 1978, itu tak hanya disorot karena kiprahnya sebagai pengacara. Menjadi istri George Clooney sejak 2014, aktivitas dan gaya hidup Clooney menyedot banyak perhatian publik.

Apalagi, pertemanan keluarganya dengan mantan presiden Barrack Obama yang juga populer menjadikan sosok Amal tak lepas dari kamera para pemburu berita. Bulan lalu, pasangan ini menyambut keluarga Obama di vila mewah mereka di Danau Como, Italia.

Penampilannya ketika mendampingi suaminya di acara karpet merah menjadikannya dikenal memiliki selera fesyen yang berkelas. Ia pun pernah menjadi model sampul majalah fesyen terkenal Amerika Serikat, Vogue. (H-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya