Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN raksasa di bidang entertainment Jepang Sony, Selasa (23/5) mengumumkan kesepakatan senilai US$1,9 miliar untuk membeli titan industri musik EMI Music Publishing. EMI memiliki hak, antara lain atas lagu-lagu Queen dan Pharrell Williams.
Kesepakatan itu menambahkan lebih dari dua juta lagu--termasuk beberapa hits terbesar dari paruh pertama abad ke-20- pada katalog untuk repertoar Sony yang sudah sangat besar.
Itu adalah kesepakatan besar pertama Sony di bawah CEO baru Kenichiro Yoshida, yang mengatakan bisnis musik telah menikmati kebangkitannya dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini karena layanan streaming yang disediakan oleh perusahaan seperti Spotify dan Apple.
Dengan pembelian ini, Sony menjadi salah satu perusahaan produsen musik terbesar, baik dalam nama dan realitas. Kata Yoshida kepada wartawan.
"Kami sangat senang membawa EMI Music Publishing ke keluarga Sony dan mempertahankan posisi nomor satu kami di industri penerbitan musik," kata Yoshida dalam pernyataan sebelumnya. "Saya percaya akuisisi ini akan menjadi tonggak yang sangat signifikan bagi pertumbuhan jangka panjang kami," tambah Yoshira, yang mengambil alih Sony bulan lalu.
Sony mengatakan telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan investasi yang bermarkas di Abu Dhabi, Mubadala, untuk membeli 60% kepemilikannya. Ini membuat perusahaan asal Jepang itu secara tak langsung menguasai sekitar 90% saham EMI.
"Kesepakatan ini membuat nilai EMI Music menjadi US$4,75 miliar," bunyi pernyataan Sony.
Yoshida juga meluncurkan rencana strategis terbaru Sony, yang bertujuan meningkatkan bisnis kontennya untuk mengejar capaian Kazuo Hirai yang telah merevitalisasi salah satu perusahaan Jepang yang paling terkenal.
"Kami adalah perusahaan teknologi, tetapi teknologi tidak hanya berarti elektronik tetapi juga hiburan dan pembuatan konten di dunia saat ini," kata Yoshida.
Sony akan terus membangun layanan kontennya seperti yang ditunjukkan dalam kesepakatan Selasa (22/5) dan juga berinvestasi dalam teknologi mutakhir termasuk sensor gambar.
"Ini adalah bagian dari strategi Sony di bawah Yoshida untuk meningkatkan bisnis hiburannya," kata Hideki Yasuda, seorang analis di Ace Research Institute di Tokyo.
"Dalam bisnis musik, hak cipta sangat penting. Jadi, kesepakatan itu memiliki arti, dan harganya tampak praktis dan masuk akal," kata analis kepada AFP.
Yasuda menambahkan bahwa kesuksesan akan tergantung pada kualitas konten yang diciptakan Sony di masa depan.
Raksasa elektronik dan hiburan bulan lalu melaporkan rekor keuntungan tahunan sebesar US$4,5 miliar. Pemulihan ini didukung oleh penjualan yang lebih baik di seluruh dunia dan dibantu oleh blockbuster box office seperti pembuatab ulang Jumanji.
Angka-angka itu dilihat sebagai pass-off untuk Hirai, yang baru-baru ini mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif perusahaan setelah menghabiskan enam tahun terakhir menarik perusahaan keluar dari masalah keuangan yang dalam.
Hirai memimpin restrukturisasi yang agresif di Sony dengan memotong ribuan pekerjaan sambil menjual unit bisnis dan aset.
EMI adalah perusahaan penerbitan musik terbesar kedua berdasarkan pendapatan dan memiliki atau mengelola sekitar dua juta lagu, termasuk klasik dari para penyanyi seperti Queen, Sam Smith, dan Pharrell Williams.
Sedangkan Sony, sudah memiliki 2,3 juta hak cipta, termasuk katalog Beatles, serta menjadi pemain besar di bidang TI, komunikasi, film, dan gim.
"EMI memegang koleksi yang komprehensif dan beragam hak cipta untuk musik dan lirik dari berbagai penulis lagu ikonik dan populer," kata pernyataan itu.
Lagu Judy Garland berjudul Over the Rainbow terus masuk top 10 penghasil uang. Bahkan hingga hari ini, lebih dari 75 tahun setelah rilis awal.
Penulis lagu saat ini di bawah bwndera Sony termasuk Kanye West, Alicia Keys, Drake, Pink, Fetty Wap, dan Hozier.
Investor tampak meragukan akuisisi dan rencana strategis baru, dengan penurunan hatga saham Sony sekitar 1,2% pada sore hari, secara luas melemah 0,42%. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved