Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

23/10/2025 15:55

Konservasi Penyu di Cilacap telah Lepasliarkan 4.000 Tukik

Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja di Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah konsisten untuk melakukan konservasi. Bahkan, sejak berdiri pada 2019, kelompok ini berhasil mengumpulkan sekitar 7.800 butir telur penyu dan melepaskan lebih dari 4.000 tukik ke laut.

 

Ketua Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Jumawan mengatakan bahwa pada awal pembentukan, pihaknya sempat mengalami kendala dalam mengajak nelayan untuk menyerahkan telur penyu yang mereka temukan. Banyak di antara mereka memilih menjual telur tersebut karena alasan ekonomi.

 

“Dulu ada yang menjual telur penyu setelah dicuci, tapi saat sampai ke kami, kondisinya sudah rusak sehingga tingkat penetasannya rendah,” katanya.

 

Namun, seiring berjalannya waktu, upaya pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan secara rutin mulai membuahkan hasil. Kini, para nelayan semakin sadar pentingnya menjaga kelestarian penyu dan secara sukarela menyerahkan telur yang mereka temukan.

 

Tim konservasi juga rutin melakukan patroli di sepanjang garis pantai untuk memastikan keamanan telur serta memberikan edukasi tentang pentingnya penyu bagi ekosistem laut.

 

Menurut Jumawan, konservasi penyu bukan pekerjaan jangka pendek, melainkan investasi bagi masa depan. “Tukik yang kami lepas saat ini baru akan kembali ke pantai untuk bertelur sekitar 15 hingga 20 tahun mendatang. Hasilnya tidak bisa langsung dirasakan, tapi ini warisan alam untuk generasi selanjutnya,” katanya.

 

Kemajuan yang diraih kelompok konservasi ini tak lepas dari dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah sejak akhir 2020. Pertamina telah membantu pembangunan berbagai fasilitas di kawasan konservasi Pantai Sodong, mulai dari pagar, gazebo, ruang penetasan, musala, mess, hingga pusat edukasi. Tahun ini, fasilitas di lokasi itu bahkan dilengkapi dengan kolam sentuh bagi penyu hijau dan penyu sisik.

 

Selain fasilitas fisik, Pertamina juga memberikan pelatihan serta menyediakan pasir khusus untuk area peneluran, bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan TNI Angkatan Darat selaku pemilik lahan.

 

Spv Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Risky Diba Avrita mengatakan keterlibatan pihaknya berangkat dari keprihatinan terhadap menurunnya populasi penyu akibat perburuan telur liar dan kerusakan habitat pesisir.

 

“Penyu merupakan satwa langka yang dilindungi. Cilacap menjadi salah satu lokasi penting bagi pendaratan penyu di pantai selatan Jawa. Karena itu, kami ingin ikut berperan dalam menjaga kelestariannya,” ujarnya. (MI/Lilik Darmawan)

Baca Juga