Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

19/9/2025 08:42

Lampaui Pertumbuhan Kredit Industri

Foto multi exposure (Kiri - Kanan) Direktur Finance & Strategy Novita Widya Anggraini, Direktur Risk Management Danis Subyantoro, Direktur Operations Timothy Utama, dan Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi saat Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan II 2025 Bank Mandiri di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan peningkatan kredit 11% year on year (yoy) menjadi Rp 1.701 triliun pada kuartal II 2025, tumbuh melebih rata-rata industri di level 7,03% yoy. Hal ini didukung oleh likuiditas yang stabil dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank-only naik 11,2% yoy, juga di atas rata-rata pertumbuhan industri di 6,96% yoy. Ke depan, Bank Mandiri terus berkomitmen memperkuat ekosistem sektor produktif yang berorientasi ekspor, serta menperkuat dukungan pada sektor ritel, UMKM dan perluasan lapangan kerja. MI/RAMDANI/rdi

Baca Juga