Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Berjalan Kaki Kini Bisa Hasilkan Uang

Jes/E-3
03/12/2015 00:00
Berjalan Kaki Kini Bisa Hasilkan Uang
(MI/VIA)
ADA kabar gembira untuk para pejalan kaki.

Selain mendapat kebugaran, para pejalan kaki kini bisa menghasilkan uang.

Telah dirilis sebuah aplikasi 'penghasil uang' bernama Bitwalking, dengan mata uangnya disebut dolar Bitwalking.

Pengguna aplikasi itu bisa menghasilkan dolar Bitwalking (BW$)1 setiap berjalan 10 ribu langkah atau lima mil (sekitar 8 km).

Pendiri program ini, Nissan Bahar dan Franky Imbesi mendapatkan donor dari investor Jepang lebih dari US$10 juta (sekitar Rp138 miliar) untuk meluncurkan program itu dan membuat bank yang bisa langsung mendeteksi langkah dan mentransfer uang yang dihasilkan ke akun pengguna.

Perusahaan elektronik raksasa di Jepang, Murata, juga tengah melancarkan program Bitwalking dengan menggunakan gelang tangan yang bisa menunjukkan penghasilan yang diperoleh si pejalan kaki.

Perusahaan sepatu dan perbankan di Inggris pun sudah berwacana ikut terlibat di program itu.

Di negara maju, menurut perkiraan Nissan Bahar, rata-rata orang akan memeroleh BW$15 per bulan.

Namun, program ini lebih diharapkan bisa membantu warga di negara miskin yang masih harus berjalan jauh untuk bekerja, sekolah, atau hanya untuk mengumpulkan air.

Salah satunya, Salim Adam yang setiap hari berjalan sekitar 6 mil (9,6 km) ke tempat kerjanya di sebuah perguruan tinggi di Mthuntama, Malawi Utara.

Dengan Bitwalking di ponselnya, ia bisa meraih tambahan pendapatan BW$26 per bulan untuk menambah gajinya yang hanya US$26 (Rp358,8 ribu) per bulan.

Seorang penasihat bisnis Jubilee Enterprises Karen Chinkwita menilai mungkin akan ada godaan bagi masyarakat untuk lebih baik berjalan, tidak usah bekerja.

"Tapi kebanyakan orang ingin mendapatkan lebih banyak uang dan akan melakukan keduanya. Dengan membimbing mereka, kita bisa mengajarkan bagaimana uang menciptakan lebih banyak peluang," ucapnya seperti dikutip BBC, kemarin.

Manajer The Bitwalking untuk Malawi Carl Meyer mengatakan pihaknya sudah mendirikan dua kantor Bitwalking di Lilongwe dan Mthuntama.

Di sana, masyarakat lokal dilatih menggunakan mata uang BW$ secara daring atau mata uang lokal, Malawi Kwacha.

Andai aplikasi Bitwalking hadir di Indonesia, mungkin kemacetan berkurang dan para pekerja dapat tambahan penghasilan.

Dan lebih jauh, tujuan mulia aplikasi ini membantu masyarakat miskin memperbaiki hidup mereka bisa terpenuhi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya