SUDAH menjadi budaya sejak 1990-an, para lajang Tiongkok memperingati 'Hari Jomlo' pada 11 November dengan berbelanja. Tahun ini, para jomlo mencetak angka penjualan daring (online) terbaik.
Seperti diungkap survei yang dilakukan lembaga rating Nielsen kepada lebih dari 1.000 pengguna internet di Tiongkok, 56% di antaranya bertekad menghabiskan lebih banyak uang pada 'Hari Jomlo' tahun ini.
Benar saja, situs belanja daring terbesar di Tiongkok, Alibaba, kemarin berhasil membukukan penjualan tembus US$10 juta (sekitar Rp135 miliar) dalam sehari. Tahun lalu, Alibaba merilis pembukuan yang lebih kecil, yakni US$9,3 juta (Rp125,55 miliar). Angka itu empat kali lebih besar daripada rekor yang dicetak netizen Amerika Serikat dalam pembelanjaan online Thanksgiving tahun lalu, US$2,4 juta (Rp32,4 miliar).
"Tidak terlalu mengejutkan menilik fakta konsumen berencana lebih konsumtif pada 'hari jomlo' tahun ini. Ini seiring juga peningkatan level ekonomi dan penetrasi internet di Tiongkok," ujar Presiden Nielsen Tiongkok Yan Xuan seperti dilansir NBCnews, kemarin (Rabu, 11/11/2015).
Di Indonesia, meski bukan untuk merayakan 'Hari Jomlo', pesta belanja daring juga digelar mulai kemarin. Lazada misalnya, menghelat Online Revolution sejak 11 November hingga berakhir pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di 12 Desember.
Menurut PR Manager Lazada Tania Amalia, program itu memanen lebih dari 650 ribu kunjungan ke situs Lazada pada 6 jam pertama saja. "Angka penjualan yang dicapai dalam sejam pertama setara dengan rerata penjualan harian Lazada Indonesia di Oktober," kata Tania.
Sebelumnya, CEO Lazada Indonesia Magnus Ekbom memprediksi akan menerima 1.200 pesanan per menit dan akan menghasilkan penjualan sebesar Rp600 juta per menit.
"Konsumen di Indonesia dapat menikmati satu bulan berbelanja daring dengan promo flash sale, tawaran diskon setiap hari, produk baru dari merek-merek pilihan, promosi eksklusif hasil kerja sama dengan mitra Lazada, dan penawaran khusus aplikasi mobile Lazada," sebutnya saat peluncuran ponsel pintar Elevate Y3+ di Jakarta, Selasa (10/11).
Di lini fesyen, Zalora Group juga merilis 12.12 Online Fever, sebuah perayaan belanja daring paling akbar di Asia dengan penawaran super spesial selama 10 November-12 Desember 2015.
"Ini yang ke-3 kali diadakan dengan dukungan sekitar 250 partner dan merek di seluruh Asia Tenggara, Hong Kong, dan pertama kalinya hadir di Taiwan. Acara ini diselenggarakan serentak di delapan negara," jelas Managing Director Zalora Indonesia Anthony Fung. (SMH/Fat/Zhi/E-3)