Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Merah Putih Berkibar di Sepang

(Panca/S-2)
12/11/2015 00:00
Merah Putih Berkibar di Sepang
(FOTO-FOTO: MI/PANCA SYURKANI)
TAK bisa dimungkiri, sebagian besar pemberitaan media dan perhatian penggemar Moto-GP dunia hingga hari ini masih tertuju pada perhelatan Moto-GP Malaysia, 25 Oktober lalu. Saat itu tersaji salah satu drama terpanas dalam sejarah balap motor paling bergengsi di dunia tersebut akibat perseteruan pembalap tim Movistar Yamaha Valentino Rossi dengan pembalap Repsol Honda Marc Marquez. Semua pemberitaan dan perbincangan di Tanah Air pun seperti tersedot ke dalam pusaran tema pertarungan itu.

Mereka lupa, atau bahkan tidak tahu, bahwa di dalam rangkaian sirkuit Moto-GP Malaysia di Sirkuit Sepang itu, ada putra Indonesia yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih. Pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM) Andi Faridz Izdihar mampu bercokol di podium kedua ajang balap Asia Talent Cup (ATC) 2015 besutan Dorna Sports, sang penyelenggara Moto-GP. Andi sukses menaklukkan seri keenam atau seri pamungkas ATC tersebut dengan suguhan pertarungan sengit sejak awal balapan.

Berada di antara dominasi pembalap Jepang pada grup terdepan, Andi Farid Izdihar yang akrab disapa Gilang gigih memacu Honda NSF250 tunggangannya hingga berhasil menyentuh garis finis pada posisi runner-up dengan catatan waktu 30 menit 16,405 detik. Adapun pembalap binaan AHM lainnya, Gerry Salim, tiba di garis finis pada posisi kesembilan. Keesokan harinya, pada balapan kedua, para pembalap binaan AHM kembali unjuk kemampuan dengan menempati jajaran terdepan. Gerry Salim sempat menduduki posisi kedua pada lap kedua, sedangkan Gilang bertarung sengit hingga mengekor Gilang di posisi ketiga pada lap kelima.

Namun, memasuki lap ketujuh, pertarungan sengit tersebut mengakibatkan insiden jatuhnya Gerry Salim yang juga melibatkan Gilang sehingga menempatkan Gerry di posisi keenam dan Gilang di pada posisi kesembilan total klasemen ATC 2015. Secara umum, dengan berakhirnya ATC 2015, performa balap yang tangguh dari kedua pembalap binaan AHM itu pun mampu memberikan kebanggaan kepada bangsa Indonesia melalui pengibaran Merah Putih sebanyak empat kali sepanjang enam seri penyelenggaraan ajang balap bergengsi tersebut.

Gilang yang merupakan putra daerah Bulukumba, Sulawesi Selatan, berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi seri kedua di Sirkuit Losail, Qatar, dan podium kedua di Sirkuit Sepang, Malaysia. Sementara itu, Gerry yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dua kali mengibarkan Merah Putih dari podium ketiga pada seri pertama di Sirkuit Chang, Thailand, dan podium yang sama pada seri kelima di Sirkuit Motegi, Jepang.

GM Marketing Planning and Analysis AHM A Indraputra mengungkapkan kebanggaannya dapat mengantarkan pembalap muda Indonesia berprestasi di ajang balap bergengsi internasional. Keberhasilan itu, kata dia, merupakan buah dari pembinaan balap terstruktur yang diterapkan AHM untuk pembalap-pembalap muda berbakat Indonesia.

"Kami berharap prestasi gemilang ini dapat terus ditingkatkan pada musim balap tahun depan dan semakin mampu menorehkan prestasi membanggakan untuk Indonesia di berbagai ajang balap internasional hingga jenjang balap tertinggi Moto-GP," ujar Indraputra. ATC merupakan ajang pencarian bibit-bibit unggul pembalap muda dari Asia. Tahun ini, 22 pembalap dari tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, Tiongkok, Australia, dan Filipina, turut ambil bagian dalam ajang balapan yang terbagi dalam enam seri dengan dua kali pertandingan di setiap seri.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya