SETIAP tahun, ada masanya para pemain aftermarket (suku cadang, aksesori modifikasi) menyombongkan kemampuan di perhelatan Specialty Equipment Market Association (SEMA), Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Karena itulah, SEMA 2015, yang berlangsung pada 3-6 November, tak ubahnya pesta bagi mereka yang kalah gaung di ingar-bingar industri otomotif. Entah tampil secara independen atau dengan menggandeng pabrikan, para pemain aftermarket memodifikasi beragam model kendaraan untuk meraih popularitas dan profit di ajang pamer serta jual beli itu. SEMA memang kerap menjadi 'pintu surga' bagi para pemain aftermarket yang berhasil menggoda calon konsumen lewat hasil modifikasi mereka.
Tak jarang, pabrikan pun memperlihatkan aksesori resmi teranyar mereka melalui SEMA. Aksi tersebut wajar karena aftermarket AS lezat menggoda. Pada 2014, pasar ini menurut Motorauthority.com mengumpulkan US$36 miliar (setara Rp489,3 triliun), berkembang 8% jika dibandingkan dengan 2013, pun tumbuh lima tahun berturut-turut. Syahdan, Media Indonesia di edisi ini menampilkan beberapa modifikasi ganas dan menggoda di SEMA 2015. Ford Mustang Bisimoto Untuk keempat kalinya secara berturutan, Ford Mustang menjadi the Hottest Car di SEMA. Ford, seperti ditilik dari Motortrend.com, menurunkan delapan modifikasi Mustang yang digarap berbagai rumah modifikasi, dan Mustang Bisimoto pantas disebut rajanya.
Mustang hasil karya rumah modifikasi Bisimoto itu menggelontorkan daya 900 bhp dari mesin empat silinder 2.3 L. Topgear.com menyebut muntahan tenaganya hampir tiga kali daya standar Mustang serta bisa disetarakan dengan McLaren P1. Mustang berjuluk 'Bisiboost' itu mendapatkan 14 perubahan, penambahan di mesin dan sasis. Di antaranya, papar autocar.co.uk, ialah injektor bahan bakar, turbocharger Turbonetics, electronic control unit, noken as. Tak lupa pula cat plus body kit baru, pelek 19 inci yang dipasangkan dengan ban Toyo R888.
Nissan GT-R Nismo N Attack Nissan memperkenalkan GT-R Nismo N Attack yang dibubuhi berbagai perangkat tambahan resmi terbaru untuk GT-R Nismo di aftermarket. Beragam aksesori dan suku cadang yang disebut N Attack ini, sebagaimana dikutip dari Autocar.co.uk, bertujuan meningkatkan aerodinamika, kemampuan, dan kenyamanan. Sebut saja, misalnya, sayap belakang besar dan body kit untuk menambah gaya tekan ke bawah, juga suspensi yang membuat GT-R Nismo lebih mumpuni dibawa pada kecepatan tinggi di trek yang tak rata. Ada pula bucket seat anyar agar pengendara lebih nyaman saat menikung kencang yang menimbulkan tarikan gravitasi tinggi. Bermacam 'perisai' itu dikembangkan saat Nissan mencatatkan rekor 7 menit 8,679 detik per satu putaran di Nurburgring. Steve Millen Sportsparts ditunjuk sebagai distributor paket N Attack.
Jeep Wrangler Red Rock Concept Jeep mendedikasikan Wrangler Red Rock Concept untuk komunitas penggilanya, Red Rock 4-Wheelers Club, yang telah mengadakan pertemuan tahunan bernama Easter Jeep Safari hingga 50 edisi. Red Rock Concept, menurut Foxnews.com, berbasiskan Wrangler Unlimited Rubicon Hardrock dan hanya akan diproduksi 50 unit mulai 2016. Wrangler Unlimited Rubicon Hardrock telah memiliki Tru-Lok electronic locking differential, Rock-Trac transfer case, kursi berbalut material kulit dan sistem pemanas, sembilan pengeras suara Alpine. Yang paling gila tentu saja crawl ratio 73,1:1. Pengembangan yang dilakukan Jeep bersama Mopar untuk Red Rock Concept segudang. Beberapa di antaranya meninggikan Red Rock Concept 5 cm, mengganti axle depan, belakang standar dengan Dana 44 generasi terbaru, dan memasang beadlock wheels 17 inci berbalut ban BF Goodrich K02 35 inci. Honda HR-V Tjin Edition Autoexpress.co.uk dan Topgear.com memasukkan Honda HR-V Tjin Edition sebagai salah satu modifikasi terbaik pilihan mereka. Kebetulan, HR-V Tjin Edition merupakan buah kolaborasi rumah modifikasi asal Bandung Signal Kustom dengan Kylie Tjin dan Honda AS. Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu di Jakarta dijelaskan Signal Kustom menggarap body kit, fender flares, wide body, grille, sporty fog lamp LED, sporty DRL, diffuser, side skirt, dan mengganti desain serta bahan jok kulit. Tjin, di sisi lain, kebagian tugas mengganti pelek, ban, pengereman, suspensi, dan knalpot. Tjin telah bekerja sama dengan Honda dan membuat berbagai modifikasi model pabrikan itu sejak 2006. Body kit HR-V Tjin Edition dijual secara global sebagai aksesori resmi Honda AS dan diproduksi Signal Kustom.