Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Ketum IKPI Sebut Pelaku Ekonomi Banyak, tapi Belum Semua Masuk Sistem Pajak

Putri Anisa Yuliani
02/4/2026 11:05
Ketum IKPI Sebut Pelaku Ekonomi Banyak, tapi Belum Semua Masuk Sistem Pajak
Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld.(Dok istimewa )

KETUA Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Vaudy Starworld, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan besar penerimaan pajak adalah belum optimalnya seluruh pelaku ekonomi masuk ke dalam sistem perpajakan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu, (1/4).

Ia menjelaskan, meskipun jumlah aktivitas ekonomi terus meningkat, tidak semua pelaku usaha telah terdaftar sebagai wajib pajak. Kondisi ini memicu potensi kehilangan penerimaan negara atau potential loss.

“Banyak pelaku ekonomi yang sudah beroperasi, tapi belum seluruhnya tercatat dalam sistem perpajakan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).

Vaudy menekankan bahwa Direktorat Jenderal Pajak perlu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan data untuk memperluas jangkauan wajib pajak.

Menurutnya, integrasi data antarinstansi menjadi kunci untuk mengidentifikasi potensi pajak yang belum tergarap.

IKPI juga menilai bahwa pendekatan berbasis data akan lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam menjaring wajib pajak baru.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya memasukkan sektor informal dan ekonomi digital ke dalam sistem perpajakan.

“Kalau semua pelaku ekonomi sudah terdata, maka potensi penerimaan akan meningkat signifikan,” kata Vaudy.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari strategi ekstensifikasi pajak yang harus diperkuat ke depan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya