Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Ekspor Nonmigas RI ke AS Tumbuh 5,97 Persen, Didorong Produk Energi Terbarukan

 Gana Buana
01/4/2026 20:15
Ekspor Nonmigas RI ke AS Tumbuh 5,97 Persen, Didorong Produk Energi Terbarukan
Ekspor produk nonmigas RI ke AS tumbuh 5,97%.(Dok. BBC)

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor nonmigas Indonesia ke Amerika Serikat pada Februari 2026 tumbuh 5,97% secara tahunan (year-on-year/yoy) di tengah berbagai tantangan global.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh ekspor kelompok mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, yang menjadi kontributor utama.

“Pada Februari 2026, ekspor nonmigas ke Amerika Serikat mencatat kinerja yang baik di tengah berbagai tantangan global. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang meningkat 8,88% secara tahunan,” ujar Amalia dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).

BPS mencatat, kelompok mesin dan perlengkapan elektrik menyumbang 15,87% terhadap total ekspor nonmigas Indonesia ke AS yang mencapai US$2,49 miliar.

Selain itu, peningkatan ekspor juga didorong oleh tingginya permintaan terhadap produk berbasis energi terbarukan, khususnya sel surya (photovoltaic cells).

Ekspor sel surya dalam bentuk modul atau panel tercatat tumbuh 27,85%, sementara sel surya yang belum dirakit melonjak lebih tinggi, yakni 84,74% secara tahunan.

Menurut Amalia, tren ini mencerminkan peluang strategis Indonesia dalam rantai pasok global energi terbarukan sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam mendukung agenda transisi energi dunia.

Dari sisi neraca perdagangan, BPS juga mencatat surplus nonmigas Indonesia terhadap Amerika Serikat sebesar US$3,53 miliar pada periode Januari-Februari 2026, tertinggi dibandingkan negara mitra lainnya.

Adapun komoditas penyumbang surplus terbesar meliputi mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) sebesar US$716,4 juta, alas kaki (HS 64) sebesar US$446,9 juta, serta pakaian dan aksesorinya (rajutan) sebesar US$426,4 juta. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya