Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI usia ke-12 tahun, Indodax sebagai pelaku utama industri perdagangan aset kripto di Indonesia menyatakan kesiapannya untuk memperkuat ekosistem yang berkelanjutan dan kredibel. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi industri terhadap perekonomian nasional di tengah fase pendewasaan pasar digital.
CEO Indodax, William Sutanto, menyatakan bahwa industri kripto Indonesia saat ini sedang memasuki babak baru yang semakin matang. Jika satu dekade lalu fokus utama masih seputar pertumbuhan jumlah pengguna dan volume transaksi, kini perhatian mulai bergeser ke arah yang lebih fundamental.
Menurut William, aspek-aspek seperti tata kelola (governance), literasi, perlindungan konsumen, serta ekosistem berkelanjutan kini menjadi prioritas utama. Ia menilai fase industri saat ini merupakan periode konsolidasi yang menuntut pendekatan lebih struktural dan berorientasi jangka panjang.
"Kami melihat industri kripto Indonesia mulai memasuki fase konsolidasi dan pendewasaan. Tantangannya bukan lagi soal membangun awareness, tetapi bagaimana membangun kepercayaan jangka panjang melalui tata kelola yang kuat, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi erat dengan regulator dan komunitas," ujar William di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa fase ini menuntut pelaku industri untuk memperkuat aspek keamanan dan transparansi sebagai fondasi utama. Tahun ini, Indodax memprioritaskan peningkatan investasi pada keamanan teknologi informasi (TI) dan menaikkan standar transparansi perusahaan. Pihaknya secara rutin melakukan publikasi Proof of Reserves sebagai bentuk komitmen keterbukaan kepada para anggotanya, memastikan aset pengguna tetap aman dalam berbagai siklus pasar.
Dalam sesi panel diskusi The Future of Crypto di ajang Indodax 12th Years Anniversary: On Chain, Forever Forward, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menekankan pentingnya menempatkan kripto dalam kerangka besar pembangunan infrastruktur keuangan digital nasional.
Misbakhun menyebut bahwa pertumbuhan adopsi yang pesat harus diimbangi dengan regulasi yang adaptif serta pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia mengategorikan kripto sebagai infant industry yang perlu diberi ruang untuk tumbuh.
"Melalui Undang-Undang P2SK dan ruang demokratis seperti regulatory sandbox, negara hadir bukan untuk melarang, melainkan memfasilitasi inovasi seperti tokenisasi real-world asset agar tetap berjalan di dalam protokol perlindungan konsumen," jelas Misbakhun.
Sementara itu, CEO Malaka Ferry Irwandi mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah kualitas pemahaman masyarakat. Ia mengkritik narasi yang terlalu didominasi oleh spekulasi dan orientasi keuntungan jangka pendek (hype).
Menurutnya, pandangan masyarakat yang sekadar menjadikan kripto sebagai alat mencari profit instan dapat menghambat proses pendewasaan industri. "Perlu wajib edukasi fundamental dan manajemen risiko di pasar yang volatil ini agar masyarakat memahami inovasi blockchain di baliknya," tegas Ferry.
Dengan kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan edukator, ekosistem kripto di Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh secara sehat dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi transformasi ekonomi digital Indonesia di masa depan. (Ant/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved