Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

E-Commerce dan Ekspansi Global Dorong Kinerja Industri Logistik

Naufal Zuhdi
29/1/2026 03:11
E-Commerce dan Ekspansi Global Dorong Kinerja Industri Logistik
J&T Express, perusahaan logistik global, mencatatkan pencapaian bersejarah dengan volume pengiriman global mencapai 30,13 miliar paket sepanjang 2025.(Dok. J&T Express)

PERKEMBANGAN perdagangan elektronik (e-commerce) yang pesat di kawasan Asia Tenggara dan perluasan pasar baru di Timur Tengah serta Amerika Latin terus mendorong pertumbuhan industri logistik. 

J&T Express, perusahaan logistik global, mencatatkan pencapaian bersejarah dengan volume pengiriman global mencapai 30,13 miliar paket sepanjang 2025. Angka ini tumbuh hingga 22,2% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rata-rata pengiriman harian mencapai 82,5 juta paket. Pasar Indonesia menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan, dengan peningkatan volume lebih dari 60% (yoy).

Secara regional, Asia Tenggara menunjukkan kinerja luar biasa dengan volume pengiriman tahunan sebesar 7,66 miliar paket, meningkat 67,8% YoY. Pada kuartal IV 2025 saja, kawasan ini mencatat 2,44 miliar paket, melonjak 73,6% (yoy). Selain itu, pasar baru (new markets) seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Meksiko, Brasil, dan Mesir juga berkontribusi dengan volume pengiriman tahunan sebesar 400 juta paket, naik 43,6% (yoy).

Charles Junyi Hou, Group Vice President J&T Express, menyatakan bahwa pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan e-commerce yang pesat dan diversifikasi basis pelanggan.

"Pencapaian pengiriman lebih dari 30 miliar paket secara global pada 2025 akan menjadi titik awal baru bagi kami. Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan global, mendorong pertumbuhan melalui inovasi, serta secara konsisten memenuhi kebutuhan pasar," ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (28/1).

Dalam mendukung efisiensi operasional, J&T Express terus berinvestasi pada infrastruktur dan teknologi. Perusahaan telah mengoperasikan 19.300 outlet dan 246 pusat sortir di seluruh dunia hingga akhir 2025, dengan penambahan 134 unit mesin sortir otomatis menjadi total 413 unit. Di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina, J&T Express juga telah memelopori penggunaan peralatan sortir otomatis kelas industri di tingkat last-mile.

Inisiatif otomatisasi juga diperkuat dengan penerapan 1.000 unit kendaraan tanpa awak untuk meningkatkan efisiensi pengiriman tahap akhir, serta pengembangan 173 cloud warehouse yang menyediakan layanan bernilai tambah bagi pelanggan.

Dengan jaringan yang mencakup 13 negara, termasuk Indonesia sebagai pasar kunci, J&T Express menunjukkan bagaimana transformasi digital dan ekspansi strategis dapat mendorong pertumbuhan logistik yang berkelanjutan. (Fal/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya