Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gaya Hidup Aktif Jadi Tren, Pasar Indonesia kian Diminati Brand Olahraga Global

Ihfa Firdausya
24/1/2026 01:02
Gaya Hidup Aktif Jadi Tren, Pasar Indonesia kian Diminati Brand Olahraga Global
XTEP. Brand olahraga asal Tiongkok ini resmi membuka store terbarunya di Central Park Mall, Jakarta Barat, Kamis (22/1). Ekspansi ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar pelari Indonesia yang dinilai masih terbuka lebar.(Dok. XTEP)

TREN olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lari tidak lagi diposisikan semata sebagai aktivitas kebugaran, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, sarana bersosialisasi, hingga identitas komunitas. 

Kondisi ini menciptakan peluang besar bagi perusahaan olahraga global untuk masuk dan memperluas bisnis di pasar Indonesia.

Salah satu brand global yang menangkap momentum tersebut adalah XTEP. Brand olahraga asal Tiongkok ini resmi membuka store terbarunya di Central Park Mall, Jakarta Barat, Kamis (22/1). Ekspansi ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar pelari Indonesia yang dinilai masih terbuka lebar.

Perkembangan tren lari di Indonesia ditopang oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat, maraknya event lari, serta tumbuhnya komunitas pelari di berbagai kota. Lari juga semakin lekat dengan gaya hidup urban, menjadi bagian dari rutinitas sekaligus ajang berjejaring.

Perubahan pola konsumsi inilah yang mendorong brand global melihat Indonesia bukan sekadar pasar penjualan, tetapi ekosistem olahraga yang terus berkembang.

Direktur XRUN, Dandy Ariesandy, menilai tren tersebut menjadi faktor utama yang membuat pasar sepatu lari dan apparel olahraga di Indonesia terus bertumbuh. Menurutnya, lari kini telah bertransformasi menjadi bagian dari lifestyle dan aktivitas berkomunitas. 

"Saat ini, lari bukan hanya olahraga, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat," ujar Dandy.

Melihat dinamika tersebut, XTEP hadir dengan pendekatan produk yang menyasar berbagai level pelari. Perusahaan menawarkan sepatu lari dari kategori basic running hingga racing shoes, dengan rentang harga mulai dari Rp1 juta hingga Rp4 juta. Strategi ini memungkinkan XTEP menjangkau pelari pemula, pelari rekreasional, hingga atlet kompetitif yang membutuhkan sepatu berperforma tinggi.

Selain sepatu, XTEP juga memanfaatkan tren gaya hidup aktif dengan menghadirkan lini apparel dan sport lifestyle yang dapat digunakan untuk aktivitas olahraga maupun keseharian. Produk apparel dilengkapi teknologi seperti XTEP-DRY, XTEP COOL, dan XTEP SHIELD untuk mendukung kenyamanan dan fungsionalitas.

Sejumlah produk juga menggunakan material ramah lingkungan, sejalan dengan meningkatnya perhatian konsumen terhadap aspek keberlanjutan.

Tak hanya mengandalkan penjualan produk, XTEP juga memanfaatkan tren komunitas lari sebagai pintu masuk ke pasar Indonesia. Melalui Xtep Running Club, perusahaan membangun keterlibatan dengan pelari dari berbagai level, mulai dari pemula hingga elit. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk memperkuat loyalitas merek sekaligus memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pasar lokal.

Sebagai bagian dari aktivasi pasar, XTEP juga menggelar XTEP 5K Morning Run yang akan berlangsung pada 24 Januari 2026 di kawasan Central Park. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang olahraga sekaligus sarana interaksi antara brand dan komunitas pelari.

Tingginya antusiasme peserta, yang terlihat dari kuota pendaftaran yang telah terpenuhi, mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan lari dan aktivitas berbasis komunitas.

Masuknya brand global seperti XTEP menunjukkan bahwa tren lari di Indonesia telah mencapai skala yang menarik secara bisnis. Dengan populasi besar, pertumbuhan kelas menengah, serta meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, Indonesia dinilai memiliki potensi menjadi salah satu pasar utama olahraga lari di kawasan Asia. Bagi perusahaan global, tren ini bukan hanya peluang jangka pendek, tetapi fondasi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa depan. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya