Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tuntutan Operasional Kian Kompleks, Sistem Adaptif dan Mudah Digunakan Makin Dibutuhkan

Despian Nurhidayat
23/12/2025 10:11
Tuntutan Operasional Kian Kompleks, Sistem Adaptif dan Mudah Digunakan Makin Dibutuhkan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DUNIA bisnis kini menghadapi tuntutan operasional yang makin kompleks sehingga membutuhkan sistem yang lebih adaptif dan mudah digunakan.

Seiring perkembangan bisnis, sistem enterprise resource planning (ERP) perlu berevolusi agar tetap selaras dengan kebutuhan perusahaan yang bergerak cepat dan berorientasi pada efisiensi.

“ERP yang dibutuhkan bisnis saat ini yaitu sistem yang mampu beradaptasi, berkembang seiring pertumbuhan perusahaan, dan memberikan kecerdasan layaknya asisten yang memahami konteks,” ujar Assistant of Chief Business Development HashMicro Felin pada ajang SME AI Growth Day 2025 di Singapura.

Acara yang digelar Alibaba Cloud ini menjadi forum bagi lebih dari 250 pelaku bisnis, penyedia teknologi dan pemimpin industri untuk membahas penerapan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Dalam presentasinya berjudul Elevate Your Intelligent Enterprise with AI-driven ERP, Felin menyoroti perubahan fundamental yang kini sedang terjadi dalam dunia ERP.

Menurutnya, ERP modern tidak lagi hanya jadi alat penyimpan data atau otomasi dasar, melainkan harus berkembang jadi sistem yang memahami konteks dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cerdas.
Menjawab kebutuhan itu, HashMicro memperkenalkan Hashy, asisten AI yang terintegrasi langsung dalam ERP dan dapat diakses melalui chat.

Dibangun melalui integrasi dan modifikasi Qwen, bagian dari large language model milik Alibaba Cloud, Hashy memberikan pengalaman ERP lebih cepat, interaktif, dan mudah dipahami pengguna berbagai level.
Felin menjelaskan sebagai AI agent, Hashy menunjukkan manfaat nyata, mulai dari pengambilan keputusan berbasis data secara real-time antar modul, eksekusi workflow end-to-end melalui prompt sederhana, hingga tampilan sistem percakapan yang membuat penggunaan ERP terasa lebih efisien. Seluruh interaksi Hashy juga tercatat baik sehingga aspek kepatuhan dan tata kelola tetap terjaga.

“Dengan Hashy yang mengambil alih tugas administratif repetitif, tim bisa fokus pada hal-hal lebih strategis. Hashy bekerja ibarat karyawan yang siap, tidak pernah lupa tugas, dan benar-benar mencerminkan misi HashMicro menjadikan ERP bukan sekadar sistem, tetapi partner cerdas dalam operasional sehari-hari,” tambahnya.

Ia menerangkan HashMicro menerapkan Hashy secara luas pada ekosistem ERP miliknya. Dalam sesi demo di SME AI Growth Day, Felin menampilkan cara Hashy mengotomatisasi proses penagihan pembayaran lewat panggilan telepon, membantu human resources (HR) dalam administrasi harian, mengatur tender kompleks dengan bernegosiasi bersama vendor, hingga menghasilkan laporan bisnis komprehensif dalam hitungan detik untuk divisi sales, finance, dan inventory.

"Ke depan kami berkomitmen memperluas adopsi AI pada sistem ERP dengan mengembangkan AI agent baru untuk fungsi strategis lainnya, memastikan setiap bisnis, termasuk bisnis skala kecil dan menengah bisa mengakses teknologi kelas enterprise tanpa kompleksitas yang selama ini menjadi hambatan," terang Felin.

Acara SME AI Growth Day 2025 dirancang untuk membantu bisnis di Asia Tenggara mempercepat transformasi digital melalui solusi AI yang mudah diadopsi, aman, dan terukur.

Momentum ini juga menandai penguatan komitmen Alibaba Cloud dalam menghadirkan teknologi AI enterprise-grade untuk berbagai sektor, mulai dari ritel, distribusi, manufaktur, hingga layanan profesional.

Adapun HashMicro merupakan perusahaan ERP terbesar se-Asia Tenggara. Dipercaya lebih dari 2.000 perusahaan lintas industri, HashMicro ialah mitra transformasi digital yang mengedepankan inovasi, skalabilitas, serta efisiensi operasional. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya