Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANG Kota Podomoro Tenjo memulai pembangunan pasar modern sebagai bagian dari penambahan fasilitas kawasan hunian tersebut. Pembangunan Pasar Modern Kota Podomoro Tenjo ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Agung Podomoro Group melalui PT Mitra Abadi Utama, dan ditujukan untuk melayani kebutuhan harian penghuni sekaligus menampung aktivitas usaha pedagang lokal.
Pasar modern itu dibangun di lahan seluas 4.302 meter persegi dengan luas bangunan 1.447 meter persegi. Lokasinya berada di dekat Marketing Gallery, Club House, serta berdekatan dengan kluster Angsana dan Damar. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada Kuartal III tahun depan.
Direktur Utama PT Mitra Abadi Utama Noer Indradjaja mengatakan keberadaan pasar modern menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang tengah berlangsung di Kota Podomoro Tenjo. Ia menilai fasilitas publik berperan penting dalam mendukung aktivitas penghuni dan pertumbuhan kawasan.
"Kami hadirkan Pasar Modern Kota Podomoro Tenjo agar penghuni memiliki akses mudah terhadap kebutuhan sehari-hari dalam lingkungan yang higienis, modern, dan tertata. Bertambahnya fasilitas umum ini juga menandai kondisi Kota Podomoro Tenjo yang terus berkembang," ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (17/12).
Pasar tersebut dirancang menampung sekitar 100 pedagang yang terdiri atas 60 los dan 37 kios. Mayoritas pedagang berasal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Tenjo dan Tigaraksa. Pengelola menyebut kurasi pedagang akan difokuskan pada penyediaan kebutuhan pokok warga.
"Kami memastikan ketersediaan ragam kebutuhan dasar seperti sembako, sayuran, daging, telur, dan kebutuhan dapur lainnya. Dengan begitu, penghuni dapat memenuhi seluruh kebutuhan pokok tanpa harus keluar dari kawasan," kata Noer.
Hingga saat ini, hampir 5.000 unit hunian di Kota Podomoro Tenjo telah diserahterimakan kepada konsumen. Kehadiran pasar modern diperkirakan akan meningkatkan aktivitas kawasan seiring bertambahnya jumlah penghuni yang mulai menempati rumah mereka.
"Saat fasilitas kota semakin lengkap, aktivitas warga akan tumbuh dengan sendirinya. Kondisi ini akan berdampak positif pada nilai kawasan, termasuk nilai investasi properti yang dimiliki konsumen," terang Noer.
Pembangunan pasar modern itu menambah daftar fasilitas yang telah lebih dulu tersedia di Kota Podomoro Tenjo, seperti Club House, Masjid Agung, sekolah, fasilitas pengolahan air bersih, pusat kuliner, serta pengembangan kawasan berbasis transit. Ke depan, pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi dan keseharian warga di kawasan hunian tersebut. (Z-10)
Penggiling padi diminta untuk tetap memproduksi beras dan mensuplai ke pasar tradisional dan pasar modern dengan menepati syarat mutu seperti yang tertera dalam labeling di packaging.
Seluruh persyaratan administratif dan regulasi yang mendukung pembangunan pasar harus tuntas tahun ini.
Pemerintah terus menunjukkan keseriusan untuk menyediakan pangan secara merata dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat. Langkah terbaru, pemerintah menggandeng Aprindo.
Hadirnya pasar modern diharapkan bisa membangkitkan generasi muda agar tertarik menjadi petani di tengah makin tergerusnya lahan pertanian
Kisah sukses Epi Yulinda, seorang ibu rumah tangga asal Kota Padang Panjang, menjadi inspirasi
Kota Podomoro Tenjo resmi memulai proses serah terima unit hunian di Cluster Magnolia.
Kota Podomoro Tenjo, kota satelit mandiri yang dibangun Agung Podomoro di Bogor, Jawa Barat (Jabar), menyelenggarakan kegiatan funwalk sekaligus peresmian Podomoro Food Center.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved