Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

IAFMI Tetapkan Kepemimpinan Baru, Siap Perkuat Kompetensi Fasilitas Migas Nasional

mediaindonesia.com
10/12/2025 15:21

Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) menyelenggarakan Kongres V di Hotel Sultan Jakarta, yang dihadiri oleh para profesional, akademisi, dan pemangku kepentingan industri migas nasional. Kongres ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan strategi baru dalam penguatan kompetensi fasilitas produksi migas di Indonesia.

Kongres dibuka dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum IAFMI Periode 2022–2025, Dr. Ir. Taufik Aditiyawarman, M.M., PMP, IPU. Dalam laporannya, Taufik memaparkan berbagai capaian organisasi, termasuk peningkatan digitalisasi proses internal, perluasan jejaring kolaborasi, serta kontribusi aktif IAFMI dalam diskursus kebijakan dan teknis industri migas nasional. Pada kesempatan ini, turut diluncurkan Mars IAFMI dan White Paper berjudul “Reinforcing Indonesia’s Oil and Gas Production Facilities for a Sustainable and Competitive Energy Future.” White paper ini dapat diunduh melalui laman Website iafmi.or.id.

Agenda selanjutnya mencakup pengesahan revisi AD/ART IAFMI, yang menjadi pondasi penting untuk memperkuat tata kelola organisasi ke depan. Penyempurnaan AD/ART ini sekaligus membuka ruang bagi pengembangan program kerja yang lebih adaptif dan selaras dengan dinamika industri migas nasional.

Puncak acara Kongres V IAFMI adalah pemilihan Ketua Umum IAFMI periode 2025–2028 yang menetapkan Ir. Luky A. Yusgiantoro B.Sc., M.Sc., M.Spec (IFP)., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. sebagai Ketua Umum baru. Dalam kepemimpinannya, Luky Yusgiantoro yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris SKK Migas menegaskan komitmennya untuk melanjutkan keberlanjutan program-program yang telah menjadi legasi kepengurusan sebelumnya, sekaligus meningkatkan kualitas Jurnal IAFMI agar dapat terakreditasi secara nasional.

Selain itu, ia menargetkan penguatan struktur organisasi melalui pendirian komisariat daerah dan luar negeri guna memperluas jangkauan serta kapasitas anggota. “IAFMI harus hadir lebih dekat dengan para profesional migas di seluruh wilayah dan diaspora agar kontribusinya semakin nyata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa IAFMI harus mendorong kolaborasi lebih luas antara praktisi, akademisi, dan regulator. “Kami ingin memastikan IAFMI menjadi center of excellence yang relevan, progresif, dan memiliki dampak langsung bagi industri,” tambahnya.

Selanjutnya, IAFMI diarahkan untuk menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung program swasembada energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan arah baru ini, IAFMI diharapkan semakin relevan dan memberikan kontribusi signifikan bagi masa depan industri migas Indonesia.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya