Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA biji kakao di Kota Palu, Sulawesi Tengah, turun drastis dalam beberapa bulan terakhir. Saat ini, harga di tingkat pedagang hanya berkisar Rp50.000 per kilo gram, padahal sebelumnya bisa mencapai Rp100.000 per kilo gram.
Pengusaha jual beli hasil bumi Anton, menyebut penurunan ini dipicu oleh cuaca dan musim panen yang terjadi bersamaan di pelbagai daerah.
“Stok kakao melimpah karena panen bersamaan, tapi permintaan tidak naik. Akibatnya harga di pasaran jatuh,” terangnya, Senin (6/10).
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi kualitas kakao. Proses pengeringan terganggu akibat curah hujan tinggi, sehingga kadar air meningkat dan mutu biji menurun.
“Kalau hujan terus, pengeringan tidak maksimal. Pembeli tentu lebih memilih biji kering sempurna,” jelasnya.
Anton berharap, pemerintah membantu menjaga kestabilan harga, misalnya dengan membuka jalur distribusi baru atau memperluas pasar ekspor agar hasil bumi lokal tetap bernilai di pasaran. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved