Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGITALISASI adalah sebuah keniscayaan saat ini. Sudah banyak negara yang menerapkan sistem digital di segala sektor, termasuk Indonesia. Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia dalam tiga tahun terakhir harus diakui turut mempercepat migrasi digital tersebut.
Berangkat dari situ, Privy, pelopor di bidang digital trust kembali mengumumkan keterlibatannya dengan salah satu mitra strategis, Okta Ventures yang saat ini berpartisipasi dalam investasi seri C. Dalam kerja sama itu mereka memberi untuk Privy dana sebesar US$48 juta.
Baca juga: Dukung Transformasi Digital, Eureka Xpert Perkenalkan Program ...
Investasi itu dimotori oleh KKR, sebuah perusahaan investasi global. Investasi itu diharapkan akan memperkuat ekspansi Privy dan Okta di pasarinternasional.
Kerja sama strategis Privy dengan Okta, yang dilakukan juga bersama Auth0, adalah perwujudan dari visi bersama yang mendambakan dunia bisa menggunakan teknologi secara aman. Visi ini akan diwujudkan melalui penyediaan akses yang aman bagi setiap orang.
Privy menyediakan dentitas digital yang tersertifikasi dengan sertifikat elektronik pada tingkat yang paling tinggi untuk warga negara Indonesia. Hal ini akan meningkatkan keamanan dari otentikasi klien Okta dan Auth0, dan menyediakan pelayanan yang lebih sempurna.
Konsep menyediakan kepercayaan dan infrastuktur digital yang aman adalah hal yang sangat mendasar bagi ekonomi digital yang sedang dalam pertumbuhan.
Transaksi digital yang anonim dan tanpa batas membutuhkan infrastruktur digital terpercaya seperti database cloud yang aman, privasi data, identitas digital yang sudah terverifikasi, dan tanda tangan digital tersertifikasi sebagai bentuk kepercayaan terhadap sistem. Ketika dunia digital menghadapi tantangan baru, verifikasi independen atas identitas digital oleh pihak ketiga yang memiliki reputasi seperti Privy sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko.
“Identitas digital dan tanda tangan digital Privy yang tersertifikasi dengan solusi dari Okta dan Auth0 dalam mengelola autentikasi identitas digital yang aman akan menjadi alat yang ampuh dalam memberikan kepercayaan bagi para pihak yang menjalankan bisnis secara digital,” ujar Marshall Pribadi, CEO dan salah satu pendiri Privy.
“Okta Ventures sangat antusias untuk mendukung visi Privy dalam memastikan seluruh transaksi bisnis elektronik dan transaksi pribadi aman dan valid secara hukum. Kami sangat senang dan mendukung tim Privy karena mereka terus berinovasi dalam hal identitas klien dan memanfaatkan peran Okta yang semakin berkembang di Asia,” timpal Senior Director dariOkta Ventures, Austin Arensberg.
Menurut Marshall, pihaknya memiliki visi untuk berkembang secara global dan itu dimulai dari pasar yang ada di dekat Indonesia, yakni Australia dan ke depan akan terus berkembang seiring dengan jumlah 37 juta pengguna (user) yang terverifikasi di Indonesia pada Desember 2022. Jumlah pengguna yang terus bertambah di negara berpenduduk terbesar keempat di dunia itu akan menempatkan Privy sebagai mitra strategis di Indonesia. (RO/A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved