Rabu 18 Januari 2023, 11:10 WIB

Gandeng Katalis, Privy Siap Ekspansi ke Australia

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Gandeng Katalis, Privy Siap Ekspansi ke Australia

Dok.privy
Tiga petinggi Privy.

 

SEIRING melandainya pandemi covid-19, para pebisnis mulai kembali melakukan ekspansi. Salah satunya dilakukan Privy. Saat mengawali  2023, mereka berekspansi  ke Australia. Australia dipilih karena dianggap tempat pengujian bagi Privy untuk menggali penerapan solusi identitas digital dan tanda tangan digital dalam konteks negara maju.
 
Rencana ekspansi Privy ke Australia mendapat dorongan signifikan melalui kemitraannya dengan Katalis, sebuah program pengembangan bisnis yang didukung pemerintah Indonesia-Australia, dalam bentuk strategi memasuki pasar. Privy mengalokasikan AU$5 juta untuk mendirikan kantor dan memulai operasi di Australia.
 
“Kami senang dan menyambut baik dukungan Katalis, yang akan memberikan wawasan dan jaringan yang berharga terkait pasar Australia. Kami optimistis bahwa teknologi Privy cocok untuk bisnis Australia yang ingin mengurangi waktu dan biaya transaksi secara signifikan dan pada saat yang sama meningkatkan privasi dan keamanan bagi konsumen," ujar CEO Privy Marshall Pribadi.
 
Melalui dukungan kepada perusahaan teknologi Indonesia untuk berinvestasi di Australia, Katalis, kata Direktur Katalis Paul Bartlett, ingin mewujudkan integrasi pasar yang lebih baik kedua negara demi kemitraan ekonomi baru yang inklusif, sebagaimana diamanatkan oleh perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Australia.
 
“Ekspansi Privy ke pasar Australia membawa keuntungan bersama bagi Australia dan Indonesia. Di pihak Australia, pengenalan layanan identitas dan tanda tangan digital akan meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi online dan sistem manajemen dokumen. Ekspansi Privy juga pertanda baik tidak hanya bagi perkembangan perusahaan, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan tentang adanya peluang kemitraan, perlindungan, dan akses pasar sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia," ujarnya.
 
Berbasis di Jakarta dan didukung oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia, Katalis, juga dikenal sebagai Program Kerjasama Ekonomi Indonesia-Australia CEPA, dimandatkan untuk membuka potensi besar kemitraan ekonomi antara kedua negara.
 
 Sejak berdiri pada 2016, Privy menawarkan berbagai macam produk yang memungkinkan solusi end-to-end perusahaan yang telah terbukti mengubah dan merevolusi bisnis di Indonesia. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini merupakan institusi non-pemerintah pertama yang mendapat izin sebagai PSrE (Certificate Authority (CA)) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia dan telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan. Privy melayani lebih dari 30 juta pengguna terverifikasi dan 2.800 konsumen perusahaan, serta setiap tahunnya memproses lebih dari 40 juta tanda tangan. (RO/A-1)

Baca Juga

Ist

Peluang Menguntungkan dari Usaha Kafe Kopi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:59 WIB
Dengan kualitas tinggi biji kopi pilihan dan banyaknya kreasi pilihan dengan berbagai rasa tanpa batas Foresthree Coffee kini sudah...
Istock

Menko Airlangga dan Menteri Ekspor Inggris Bahas Ekonomi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:45 WIB
Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Ekspor Kerajaan Inggris Andrew Bowie MP menggelar pertemuan membahas penguatan ekonomi...
Dok. MI

Hingga Akhir 2022, OJK Sudah Terima 315 Ribu Pengaduan

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:37 WIB
Dari pengaduan tersebut, sebanyak 7.252 atau 49% merupakan pengaduan sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB). OJK juga telah memantau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya