Senin 16 Januari 2023, 13:33 WIB

Nilai Impor Indonesia Naik 5,16% pada Desember 2022

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Nilai Impor Indonesia Naik 5,16% pada Desember 2022

Ist
Ilustrasi.

 

BADAN  Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada Desember 2022 sebesar US$19,94 miliar, naik 5,16% dari bulan sebelumnya (month to month/mtm) yang tercatat US$18,96 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan impor non migas di akhir 2022.

"Impor kita secara bulanan naik 5,16%. Peningkatan impor non migas itu sebesar 3,60% (mtm) dari US$16,16 miliar menjadi US$16,74 miliar," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Senin (16/1). 

Baca juga: Jejak Perjuangan dalam Lukisan Pengantin Revolusi

Komoditas non migas yang mengerek nilai impor nasional ialah serelia HS10 yang naik 66,03% (mtm), barang besi dan baja HS73 naik 43,92%, dan impor kereta api trem dan bagiannya HS86 yang naik 605,05% (mtm). 

Peningkatan yang cukup tinggi pada impor kereta api trem dan bagiannya itu, kata Margo, merupakan bagian dari pengadaan dalam proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang digarap pemerintah. 

"Kenaikan impor kereta api trem itu yang kami lihat memang untuk Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung," tuturnya.

Lebih lanjut, peningkatan impor juga terjadi pada kelompok migas yang secara bulanan tercatat sebesar 14,15% dari US$2,80 miliar di November 2022 menjadi US$3,20 miliar di Desember. Ini terjadi karena adanya peningkatan impor pada komoditas hasil minyak sebesar 17,72% (mtm) dan minyak mentah naik 12,80% (mtm).

Sementara bila dilihat secara tahunan (year on year/yoy) nilai impor Indonesia pada Desember 2022 tercatat mengalami penurunan, atau tumbuh minus 6,61%. Ini sekaligus menjadi penurunan terdalam selama 2 tahun terakhir. 

Dalam 2 tahun terakhir, kinerja impor Indonesia sedianya pernah mengalami pertumbuhan minus sebesar 6,58% (yoy) pada Januari 2021 dan tumbuh minus 1,89% (yoy) pada November 2022. Sedangkan pertumbuhan impor pada Desember 2021 tercatat tumbuh 47,88% (yoy). 

"Jadi terlihat bahwa nilai impor yang tumbuh negatif 6,61% di Desember 2022 merupakan yang terdalam di dua tahun terakhir," pungkas Margo. (OL-6)

Baca Juga

Ist/DPR

Komisi VI DPR Apresiasi Pengembangan Jargas Pertamina

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:37 WIB
Kinerja positif perusahaan plat merah tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2023 sehingga Pertamina dapat terus...
Ist/DPR

Penggunaan PMN dalam Penyelesaian Kasus Jiwasraya, Rieke Sebut Tidak 'Fair'

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:30 WIB
Rieke Diah Pitaloka menegaskan tidak fair jika penyelesaian kasus Jiwasraya diselesaikan menggunakan Penyertaan Modal Negara...
Youtube Sekretariat Presiden

Presiden: Tahun yang Gelap tidak Terjadi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:28 WIB
"Tadi pagi, saya mendapat informasi bahwa tekanan global terhadap ekonomi kita sudah mereda. Apa yang dulu kita bayang-bayangkan, kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya