Jumat 30 Desember 2022, 13:40 WIB

Hartadinata Abadi Mendapat Fasilitas Pembiayaan Sindikasi dari BNI senilai Rp2,4 Triliun

mediaindonesia.com | Ekonomi
Hartadinata Abadi Mendapat Fasilitas Pembiayaan Sindikasi dari BNI senilai Rp2,4 Triliun

Dok.Hartadinata
Pelayan menunjukkan emas produk Hartadinata di Jakarta.

 

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur perhiasan emas terintegrasi di Indonesia, telah menandatangani perjanjian pendanaan sindikasi  senilai Rp2,4 triliun dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) di Jakarta pada Selasa, (27/12).

BBNI menjadi Mandated Lead Arranger & Bookrunner (MLAB) yang akan bekerja sama dengan bank lainnya.  Penggunaan Dana dari Perjanjian ini akan digunakan oleh Perseroan untuk tambahan modal kerja dengan tujuan meningkatkan kinerja operasi Perseroan.

Fasilitas pendanaan sindikasi bertenor 12 bulan hingga 48 bulan dengan tingkat bunga JIBOR 1 bulan + 3% per-tahun. Tingkat suku bunga tersebut masih lebih rendah dibandingkan rata - rata beban bunga dari fasilitas kredit perbankan dan obligasi yang dimiliki Perseroan saat ini.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto menjelaskan pendanaan sindikasi merupakan bukti kepercayaan dari institusi keuangan besar di Indonesia terhadap prospek pertumbuhan Perusahaan.

"Hal ini tentunya menjadi pencapaian milestone yang penting dalam meningkatkan corporate image HRTA, untuk selanjutnya dapat naik kelas menjadi Perusahaan berskala internasional di masa mendatang,”  ujarnya.

Meskipun di tengah ketidakpastian situasi ekonomi global, baik dari ancaman resesi ekonomi hingga kondisi geopolitik. Sandra optimistis bahwa dukungan dari pendanaan sindikasi dapat semakin meningkatkan pertumbuhan bisnis perusahaan di 2023.

Dengan pencapaian strategis yang telah dilakukan Perseroan, HRTA saat ini telah berhasil memperkuat posisi sebagai Perusahan perhiasan emas dan emas murni paling terintegrasi dari industri antara (midstream) hingga industri hilir (downstream) di Indonesia.  (E-3)

Baca Juga

Dok. Modal Rakyat

Salurkan Pendanaan Hingga Rp5,1 Triliun pada 2022, Modal Rakyat Fokus Perluas Kemitraan Tahun Ini

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 22:16 WIB
Mengawali 2023, Modal Rakyat akan fokus pada peningkatan profitabilitas dan optimistis untuk terus menunjukan pertumbuhan yang...
Antara

Pemerintah Kaji Keberatan Freeport Soal Larangan Ekspor Tembaga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 31 Januari 2023, 22:06 WIB
Dalam surat permohonan yang diterima Kementerian ESDM, Freeport Indonesia menyatakan tidak bisa merampungkan proyek smelter di Gresik, Jawa...
ANTARA

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berlanjut Positif

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:13 WIB
Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur melanjutkan tren ekspansi di level...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya