Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI wisata Kota Pekanbaru, Riau, sangat banyak dan salah satunya subsektor kuliner yang menjadi unggulan.
”Ada Gulai Ikan Patin, ada juga Bolu Kemojo," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022 di Kota Pekanbaru pada Minggu (21/8).
Pekanbaru merupakan kota ke-27 penyelenggaraan Kata Kreatif Indonesia 22.
Workshop yang diselenggarakan di Perpustakaan Soeman H.S. Provinsi Riau tersebut dihadiri 60 pelaku ekonomi kreatif yang berasal dari subsektor kuliner, kriya, dan fesyen.
Untuk dapat mengikuti kegiatan workshop itu, peserta wajib mendaftarkan diri melalui website www.katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah menjalankan usaha selama minimal enam bulan dari pemerintah setempat.
Pendaftaran melalui website itu merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Mas Menteri-sapaan akrab Sandiaga- juga mengungkapkan, selain kuliner, ada potensi subsektor kriya dan keindahan alam yang menjadi daya pikat Riau. Misalnya, kerajinan rotan, kain songket, dan panjak yang menjadi unggulan produk-produk ekonomi kreatif.
”Dan yang paling menarik juga saya kemarin ke Siak, ada juga wisata sejarah. Dan kalau kita lihat, yang merupakan salah satu daya tarik utama Riau ini adalah wisata alam. Gambutnya kedua terbesar di dunia setelah Brasil. Berarti ini sebuah ekosistem yang akan membantu kita melawan carbon emition," ungkap Sandiaga dalam keterangan pers, Selasa (23/8).
Sandiaga juga memberikan strategi dalam pengembangan usaha bagi para pelaku ekonomi kreatif. Strategi itu yakni Inovasi, adaptasi, dan kolaborasi
.”Dengan konsep tiga G. G pertama adalah Gercep (gerak cepat). Geber (gerak bersama), Gaspol (garap semua potensi online)," ujar Sandiaga.
Sandiaga juga memberikan rumusan untuk menghadapi inflasi dan kenaikan harga bahan pokok. Yaitu melakukan antisipasi dengan tiga hal.
Pertama be a cost leader. Pelaku usaha harus mampu mengelola dan menghitung biaya bahan baku produksi.
Kedua, buka jejaring silaturahim atau be a networking leader. "Agar mendapat alternatif bahan-bahan pokok, biaya produksi yang lebih terjangkau.
Ketiga be a financial leader. "Kita harus kuat. Keuangan kita harus kuat. Caranya bagaimana? Bergandengan tangan," beber Sandiaga.
Sandiaga juga menekankan pola pemasaran dengan digitalisasi. Menurut Sandiaga, melalui digitalisasi akan membuka peluang transaksi jual beli produk UMKM dengan lebih luas.
Selain itu, pemerintah juga memiliki program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
”Di sini produk-produk bapak ibu akan dimasukan e catalogue. 500 triliuan rupiah dianggarkan untuk membeli produk-produk UMKM," terang Sandiaga.
Sementara itu, dalam sesi tanya jawab dengan pelaku usaha ekonomi kreatif, Sandiaga menerangkan bahwa pihaknya akan mempertemukan antarpengusaha untuk saling mendukung di program Kata Kreatif.
Di Kemenparekraf ada program Widuri Ekraf (wira usaha di bidang mandiri ekonomi kreatif).
"Saya akan minta dari dinas-dinas lokal, siapa nih pengusaha yang perlu kita undang supaya business matching. Me-matching-kan antara pengusaha-pengusaha yang sudah sukses dengan yang akan sukses," ujar Sandiaga.
Kepada awak media, Sandiaga menjelaskan, Kota Pekan Baru identik dengan ekonomi ekstraktif, yang mengedepankan sumber daya alam.
”Kita harus bangun ekosistem ekonomi kreatifnya juga. Dan saya lihat tadi produk-produknya luar biasa. Kita harapkan antusiasme ini bisa menjadi momentum untuk kebangkitan Kota Pekanbaru," jelasnya.
Terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja. Saatnya juga ekonomi kreatif kita menjadi lokomotif penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru tahun ini," ungkap Sandiaga. (RO/OL-09)
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved