Rabu 10 Agustus 2022, 14:32 WIB

Progres Pembangunan Depo LRT Jabodetabek Capai 85%

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Progres Pembangunan Depo LRT Jabodetabek Capai 85%

Adek BERRY/AFP
Ilustrasi: Pembangunan LRT

 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan persiapan jelang pengoperasian LRT Jabodebek, salah satunya menyiapkan kelengkapan depo yang saat ini progresnya mencapai 85,11%.

Depo LRT Jabodebek berlokasi di Kec. Bekasi Timur, Kab. Bekasi, dengan luas sekitar 100.000m2. Saat ini area Depo yang sudah siap digunakan adalah area Mesin Bubut Roda Jenis Underfloor, Stabling, Automatic Train Wash Plant (ATWP) dan bangunan Operation Control Center (OCC).

Sedangkan, untuk area Light Maintenance dan Heavy Maintenance, saat ini masih dalam tahap pembangunan.

"Sebagai moda transportasi paling modern yang akan beroperasi di Indonesia, LRT Jabodebek tentu membutuhkan dukungan fasilitas perawatan yang mumpuni,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (10/8).

Sebelumnya, sarana LRT Jabodebek ditempatkan pada jalur-jalur LRT Jabodebek. Kini, area stabling di Depo LRT Jabodebek dapat ditempati. Terdapat 20 jalur pada area stabling untuk melindungi sarana LRT Jabodebek dari cuaca panas, hujan, dan gangguan eksternal lainnya.

Joni menerangkan, area light maintenance memiliki 10 jalur dan digunakan untuk pemeriksaan serta perawatan ringan seperti pemeriksaan dan perawatan harian serta perawatan bulanan dengan siklus 1, 3, 6, dan 12 bulan. Sedangkan, area heavy maintenance memiliki empat jalur digunakan untuk perawatan besar dengan siklus tahunan.

Depo LRT Jabodebek juga memiliki area test track sebanyak 1 jalur yang digunakan sebagai tempat pengetesan sarana LRT Jabodebek setelah dilakukan perawatan atau perbaikan. Dengan adanya test track tersebut, maka jalur LRT Jabodebek hanya digunakan untuk operasional.

Selanjutnya, fasilitas Depo LRT Jabodebek terdapat Automatic Train Wash Plant (ATWP) sebanyak satu jalur yang digunakan sebagai tempat pencucian sarana LRT Jabodebek secara otomatis.

Cara pencucian menggunakan Automatic Train Wash Plant (ATWP) yakni kereta LRT Jabodebek melaju di jalur Automatic Train Wash Plant (ATWP). Pencucian otomatis ini dianggap efisien karena memiliki sistem pengolahan air limbah (Water Treatment System) dimana air hasil pencucian diolah agar tidak mencemari lingkungan.

Melalui Water Treatment System, air yang digunakan setelah pencucian akan ditampung dan diolah dengan cara memisahkan air dengan tanah pasir, oli, dan gemuk. Sehingga air tersebut tidak mencemari lingkungan sekitarnya.

“Untuk pembilasan akhir pun, KAI menggunakan Demineralizing Water atau air murni tanpa kandungan mineral atau zat-zat kimia sehingga tidak mencemari lingkungan,” kata Joni.

Area lain yang sangat vital pada Depo LRT Jabodebek yaitu area Operation Control Center (OCC). Area ini berfungsi sebagai tempat administrasi dan pusat kendali utama beroperasinya LRT Jabodebek.

LRT Jabodebek akan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem persinyalan di OCC.

Seluruh operasional LRT Jabodebek akan berjalan secara otomatis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Operator pada OCC akan memantau jalannya LRT dan hanya akan mengintervensi jika ditemukan ketidaksesuaian seperti adanya keterlambatan, gangguan suplai daya, dan sebagainya.

Saat ini, progres LRT Jabodebek secara keseluruhan telah mencapai 84,22%. Diproyeksikan moda transportasi tersebut beroperasi pada akhir 2022.

“KAI mempersiapkan moda LRT Jabodebek sebaik mungkin, sehingga dalam jangka waktu panjang, transportasi LRT Jabodebek tetap dapat diandalkan,” tutup Joni. (OL-12)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Perkuat UMKM, Sinar Mas Land Berikan Pelatihan dan Pendampingan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:49 WIB
Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam menopang perekonomian nasional, sehingga peningkatan daya...
dok.ant

Oke ungkap Penyebab Krisis Minyak Goreng pada Januari lalu

👤Sri Utami 🕔Kamis 29 September 2022, 23:40 WIB
MANTAN Dirjen Perdagangan Dalam Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng selama...
MI/BAYU ANGGORO

Tokopedia Bantu 12 Juta UMKM dengan Beragam Aplikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 29 September 2022, 23:25 WIB
Sangat penting bagi UMKM agar bisa terus beradaptasi dengan perkembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya