Kamis 30 Juni 2022, 12:25 WIB

Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Ist
Kantor PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe).

 

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan Bank BNI melakukan sinergi dalam pengembangan bisnis dan rencana strategi perusahaan. Kalbe menerima fasilitas pinjaman dari Bank BNI senilai Rp1 triliun yang nantinya dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya.  

"Kami berterima kasih atas dukungan BNI atas pemberian fasilitas kredit ini, yang nantinya dapat digunakan untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya.

Perolehan fasilitas kredit tersebut akan menunjang secara langsung pengembangan usaha perusahaan dari waktu ke waktu dalam rangka memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius dilansir dari keterangan resmi, Kamis (30/6).

Industri farmasi merupakan salah satu industri yang cukup resilient dalam menghadapi dampak negatif pandemi covid-19.  Industri ini pun mampu terus menumbuhkan bisnisnya dalam mendukung akselerasi pemulihan perekonomian nasional serta menyediakan obat-obatan, produk kesehatan dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  

Tahun 2021 nilai penjualan Kalbe Farma mencapai Rp26 triliun. Pada kuartal I 2022, penjualan Perusahaan mencapai Rp7 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan kuartal I 2021 di mana penjualan mencapai Rp6 triliun.  

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengatakan bahwa ini merupakan momentum yang sangat baik bagi BNI untuk dapat memperdalam hubungan kerjasama dengan Kalbe Farma yang merupakan salah satu pemain terbesar di industri farmasi di Indonesia.

Pemberian fasilitas kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI sebagai perbankan nasional untuk turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri kesehatan serta farmasi.

Menurut Silvano, tren pemulihan kinerja ekonomi semakin kuat di pertengahan tahun ini. Pelaku industri perbankan terus membuka celah-celah pertumbuhan kinerja fungsi intermediasi untuk menambah daya ungkit pemulihan ekonomi.

Sebagai Bank BUMN yang fokus pada penyaluran kredit di segmen korporasi, BNI saat ini aktif bertransformasi dan fokus melakukan penyaluran kredit ke top tier company di Indonesia.

Sektor kesehatan, termasuk farmasi, merupakan salah satu sektor unggulan yang menjadi prioritas BNI dalam hal pengembangan bisnis dan penyaluran kredit. "Tentunya di luar kerja sama kredit ini, kami akan lebih banyak lagi mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan Kalbe Farma. Sebagai bank yang bertransformasi digital, tentunya banyak produk dan solusi digital yang mampu menjadi nilai tambah kami dalam meningkatkan sinergi kemitraan dengan Kalbe Farma," pungkasnya. (OL-12)

Baca Juga

ANTARA

Menkeu: PNBP Dalam RAPBN 2023 Diperkirakan Rp426,3 Triliun

👤Widhoroso 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 19:00 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyatakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)...
Setpres/ Agus Suparto

Tahun Depan, Pemerintah Gelontorkan Rp811,7 Triliun untuk Transfer Daerah

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 18:58 WIB
Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, menetapkan belanja negara sebesar Rp3.041,7...
Antara/Ahmad Subaidi.

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 18:52 WIB
Ini salah satunya dibuktikan dengan ketahanan lumbung beras sehingga tiga tahun tanpa impor beras...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya