Kamis 12 Mei 2022, 12:21 WIB

Kemen PUPR Kebut Belanja Infrastruktur dan Larang Impor

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Kemen PUPR Kebut Belanja Infrastruktur dan Larang Impor

Antara
Operator alat berat meratakan jalan yang baru ditimbun di salah satu ruas jalan nasional di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (24/4).

 

USAI libur Lebaran, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta jajarannya mempercepat belanja infrastruktur dan melarang belanja impor untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikannya saat acara Halal bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1443 H secara virtual, Rabu (11/5).

"Tolong dipercepat. Nanti akhir Mei 2022 kita lakukan review. Tahun ini sangat krusial untuk bisa kita manfaatkan dalam meringankan beban anggaran 2023," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/5).

Menurut Basuki, langkah percepatan itu harus tetap menjaga kualitas produk dengan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang baik, kompetitif, transparan, dan akuntabilitas.

Belanja anggaran Kementerian PUPR diharapkan dapat berkontribusi langsung pada percepatan pemulihan kondisi sosial ekonomi akibat pandemi covid-19, dengan menyerap tenaga kerja

Basuki kemudian menekankan pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri untuk menjaga roda ekonomi nasional.

Dalam belanja infrastruktur, Menteri PUPR meminta seluruh material yang digunakan harus produksi dalam negeri, apabila terpaksa impor dengan keadaan barang tersebut tidak diproduksi dalam negeri dan harus mendapat izin dari direktur jenderal masing-masing wilayah.

"Pasca pandemi kita dorong pemanfaatan produk dalam negeri, kalau dulu perintahnya utamakan produksi dalam negeri, kalau sekarang dilarang impor," tegasnya.

Basuki lalu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya atas pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini, dalam mempersiapkan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memberikan kelancaran perjalanan para pemudik.

"Presiden Jokowi pun mengucapkan terima kasih atas manajemen arus mudik dan arus balik yang baik, sehingga tidak ada keluhan yang menonjol," ucapnya.

Walaupun, sambung Basuki, masih ada keterbatasan prasarana, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian juga dianggap dapat merekayasa lalu lintas secara semaksimal untuk melayani pemudik. "Pasti ada kekurangan karena traffic-nya luar biasa. Untuk itu, kita akan evaluasi agar tahun depan dapat lebih baik lagi," tutupnya. (Ins/E-3)

Baca Juga

Ist/Kementan

Akademisi IPB: Sejak 2019 Indonesia Tak Impor Jagung Pakan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 16:19 WIB
Data BPS pun mencatat sejak tahun 2019 hingga sekarang belum ada impor jagung pakan...
Dok. Komunitas Yuk Tumbuh Bersama

Komunitas Yuk Group Bantu Buka 5 Cabang U See Mie

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 15:50 WIB
KOMUNITAS Yuk Tumbuh Bersama bantu UMKM di...
Ist/Kementan

Di Lampung, Mentan SYL Berkoordinasi Pengendalian dan Pencegahan PMK

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 15:40 WIB
Mentan SYL menggelar koordinasi pengendalian dan pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya