Sabtu 30 April 2022, 09:09 WIB

Kemenhub Ultimatum Maskapai yang Naikan Tarif tak Sesuai Aturan

Fachri Audhia Hafiez | Ekonomi
Kemenhub Ultimatum Maskapai yang Naikan Tarif tak Sesuai Aturan

ANTARA FOTO/Aji Styawan
Ilustrasi arus mudik dengan maskapai penerbangan

 

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengultimatum maskapai yang menaikkan tarif tiket penerbangan. Sempat beredar kabar tiket pesawat kian mahal saat momentum mudik Lebaran 2022.

"Jika ada yang melanggar, sanksi administratif sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021 secara tegas akan diberlakukan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/4).

Aturan tarif penerbangan tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) untuk penerbangan reguler kelas ekonomi. TBA ditentukan oleh tarif jarak penerbangan dan TBB ditentukan oleh 35% dari batas atas serta masing-masing kelompok pelayanannya.

"Pemerintah hanya mengatur tarif rute direct/langsung pesawat kelas ekonomi," ujar Novie.

Baca juga: Kemenhub Izinkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Pesawat

Novie menekankan Ditjen Hubda terus mengawasi harga tiket pesawat yang dijual maskapai. Dia memastikan belum ada maskapai yang melanggar ketentuan tersebut.

"Hingga saat ini, kami belum menemukan maskapai yang melanggar aturan tarif batas atas penerbangan seperti yang viral diberitakan. Masih sesuai aturan yang berlaku," ucap Novie.

Menurut Novie, munculnya kabar tiket mahal dipastikan merupakan penerbangan tidak langsung (transit) atau tiket kelas bisnis. Karena, apabila tiket penerbangan reguler kelas ekonomi sudah habis, atau rute langsung (direct) tidak tersedia, maka sistem online travel agent (OTA) akan mencari ketersediaan penerbangan sesuai pencarian konsumen.

"Jika transit, maka akan jauh lebih mahal dari pada penerbangan direct, karena merupakan akumulasi tarif dari satu rute ke rute berikutnya. Begitu juga dengan kelas bisnis," jelas Novie.(OL-5)

Baca Juga

MI/BENNY BASTIANDY

Masuk Status Darurat, Daerah Dapat Geser Anggaran untuk Wabah PMK

👤 Indriyani Astuti 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 18:15 WIB
Untuk melakukan pergeseran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), kepala daerah dapat melakukan perubahan Peraturan Kepala Daerah...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Indonesia Ajak Negara Lain Berkontribusi pada Dana Perantara Keuangan

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:50 WIB
FIF diharapkan dapat diluncurkan secara formal dan beroperasi pada September...
ANTARA

Indodax: Penurunan Harga Bitcoin saat ini Siklus Empat Tahunan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:45 WIB
Siklus empat tahunan tersebut sering dimanfaatkan orang untuk membeli dan mengumpulkan aset...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya