Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Perekonomian Tiongkok terus melemah di tengah situasi meningkatnya lockdown yang terjadi di sana. Tampaknya mereka tidak memiliki banyak rencana untuk dapat menopang perekonomian yang kian melemah, yang berujung kepada kemungkinan untuk merevisi pertumbuhan ekonomi atau menambah utang untuk dapat mengurangi dampak terhadap terjadi di Tiongkok.
Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menginstruksikan para pejabatnya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Tiongkok tahun ini melebihi Amerika.
"Hal ini mengindikasikan bahwa Tiongkok memiliki kemungkinan untuk mempercepat proyek konstruksi besar dan memberikan bantuan langsung tunai untuk mendorong pengeluaran," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (27/4).
Dana Moneter Internasional (IMF) telah memangkas proyeksi dari pertumbuhan ekonomi Tiongkok menjadi 4,4%, lebih rendah dari target Pemerintah Tiongkok yang berada di 5,5%.
Dengan tekanan ekspor yang mengalami perlambatan, Zero Covid, Presiden Xi memutuskan untuk mendorong pembangunan infrastruktur, dimulai dari konservasi air, kawasan industri, dan infrastruktur lain untuk menjaga pertumbuhan ekonomi untuk tetap berada dekat dengan targetnya.
Di tengah situasi dan kondisi seperti ini, Bank Sentral Tiongkok juga tidak melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya terlalu banyak, karena akan mendorong gap perbedaan premi tingkat suku bunga antara The Fed dan Bank Sentral Tiongkok semakin mengecil.
"Oleh karena itu, kami yakin pemerintah Tiongkok juga akan mencari cara lain untuk dapat menopang perekonomiannya," kata Nico. (OL-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved